Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna Ajak Warga Kampung Meleset Teladani Nabi Lewat Aksi Nyata Jaga Kebersihan

Penulis: Alfian Batubara  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:57:02 WIB
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Kampung Meleset, Pangkal Balam, Selasa (25/8/2026).

PANGKALPINANG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Kampung Meleset, Kecamatan Pangkal Balam, berlangsung hangat pada Selasa (25/8/2026). Di tengah acara, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menyampaikan pesan agar perayaan ini tidak berhenti pada seremonial belaka, melainkan menjadi pendorong perubahan perilaku sehari-hari.

Menurut Dessy, peringatan Maulid yang rutin digelar warga setiap tahun merupakan warisan budaya Melayu yang memperkuat ukhuwah islamiyah dan tali persaudaraan. Namun, ia mengingatkan bahwa keteladanan Nabi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang berdampak pada lingkungan sekitar.

Kebersihan Kota Dimulai dari Satu Kampung

Dessy menegaskan bahwa salah satu bentuk kepedulian yang diajarkan Nabi adalah menjaga kebersihan. Pemerintah kota telah berupaya semaksimal mungkin, tetapi persoalan ini tidak bisa diselesaikan sendiri tanpa partisipasi aktif dari masyarakat.

"Kebersihan adalah salah satu bentuk kepedulian yang diajarkan Nabi. Pemerintah berupaya menjaga kebersihan kota, namun tidak bisa berjalan sendiri. Setiap warga harus berperan, jangan buang sampah sembarangan. Satu kampung bersih, berdampak untuk seluruh kota," tegasnya.

Warga Diminta Bijak Menyikapi Isu dan Jaga Ketertiban

Di tengah derasnya arus informasi, Dessy juga meminta warga untuk tetap waspada dan bijak dalam menyikapi berbagai isu yang beredar. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama menjaga situasi kota tetap kondusif dan tertib.

Kepada para orang tua dan sesepuh yang hadir, Dessy memohon doa restu agar pemerintah terus dapat berbenah. Salah satu yang sedang dikerjakan adalah pemasangan lampu jalan yang dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.

Maulid Sebagai Sarana Introspeksi Diri

Dalam kesempatan itu, Dessy menyebut makna Maulid Nabi adalah momentum untuk introspeksi diri, apakah selama ini sudah meneladani sifat-sifat mulia beliau. Nilai-nilai seperti persatuan, gotong royong, kelembutan, dan ketegasan menjadi semangat yang terus dijalankan pemerintah kota dalam melayani masyarakat.

"Semoga dengan semangat keteladanan dan kebersamaan, Pangkalpinang menjadi kota yang bersih, aman, dan semakin maju untuk kita semua," harapnya.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top