Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani, menjenguk Rico Saputra, personel Damkar BPBD Belitung yang menjadi korban kecelakaan tunggal armada saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sijuk. Kecelakaan tersebut menyebabkan mobil suplai air terguling beberapa kali dan Rico masih menjalani perawatan intensif di RSUD Marsidi Judono Belitung.
BELITUNG — Vina Cristyn Ferani meninjau langsung kondisi Rico Saputra di RSUD Marsidi Judono Belitung pada Selasa. Ia menyebut personel Damkar itu masih mengalami trauma akibat kecelakaan yang cukup berat.
"Kondisinya masih mengalami trauma dan itu sangat kita pahami mengingat kecelakaan yang dialami cukup berat," kata Vina usai menjenguk Rico.
Dalam insiden tersebut, mobil suplai air milik Damkar BPBD Belitung dilaporkan terbalik hingga beberapa kali. Rico Saputra mengalami luka yang membutuhkan jahitan serta terdapat bagian tubuh yang retak.
"Mobil sampai terbalik beberapa kali, Rico Saputra mengalami luka yang membutuhkan jahitan, serta ada bagian yang retak. Saya meminta agar kondisinya terus dipantau dan diobservasi sampai benar-benar pulih," ujarnya.
Vina bersyukur ketiga personel Damkar BPBD Belitung yang berada di dalam armada berhasil selamat. Dua orang petugas di antaranya sudah diperbolehkan pulang, sementara Rico masih harus mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Menurut Vina, keselamatan jiwa para petugas jauh lebih berharga dibandingkan kerugian materil berupa kerusakan kendaraan operasional. Hal ini terlebih di tengah meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan saat ini.
"Mobil masih bisa kita perbaiki, tetapi yang paling berharga adalah keselamatan dan nyawa para petugas Damkar kita," katanya.
Sebagai langkah antisipasi berkurangnya unit operasional pasca kecelakaan, DPRD Belitung berencana mencari alternatif penambahan armada baru. Salah satu upaya yang akan ditempuh adalah menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah lain untuk membuka peluang hibah kendaraan pemadam kebakaran.
"Kalau memungkinkan, kami akan mencoba berkomunikasi dengan pemerintah provinsi lain, terutama DKI Jakarta, terkait kemungkinan bantuan atau hibah mobil pemadam kebakaran untuk mengganti armada yang mengalami kecelakaan," ujarnya.
Vina juga mengimbau seluruh petugas Damkar BPBD Belitung untuk selalu mengutamakan prosedur keselamatan (safety) saat menjalankan tugas yang berisiko tinggi.
"Untuk seluruh petugas Damkar, saya berpesan agar selalu mengutamakan keselamatan. Pekerjaan mereka memiliki risiko tinggi, jadi jangan panik dan tetap berhati-hati. Berdoa sebelum dan sesudah bekerja, serta langkah keselamatan tetap harus diutamakan," katanya.