KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi BYD Atto 1 dari pabrik ke diler menembus 5.538 unit sepanjang Agustus 2026. Angka itu unggul jauh atas Daihatsu Gran Max Pick Up yang harus puas di posisi kedua dengan 4.346 unit.
Ini bukan sekadar pergantian posisi di puncak daftar. Untuk pertama kalinya, kendaraan listrik berbasis baterai memimpin penjualan wholesales bulanan di pasar otomotif Indonesia, mengalahkan model-model bahan bakar yang sudah lama mendominasi.
Selisih Atto 1 dengan Gran Max Pick Up mencapai 1.192 unit. Jarak itu terbilang lebar mengingat persaingan di lima besar biasanya hanya terpaut ratusan unit.
Kijang Innova yang terdiri dari Zenix dan Reborn menempati urutan ketiga dengan 3.504 unit. Toyota Avanza menyusul di posisi keempat (3.442 unit), disusul Suzuki Carry Pick Up yang menutup lima besar dengan 3.270 unit.
Yang menarik, Jaecoo J5 langsung menembus posisi keenam dengan 3.214 unit. Model ini baru beberapa bulan hadir di Indonesia, tapi sudah menyalip nama-nama mapan seperti Toyota Calya (3.001 unit) dan Daihatsu Sigra (2.746 unit).
Berikut urutan lengkap penjualan wholesales berdasarkan data Gaikindo:
Secara total, penjualan wholesales Agustus 2026 mencapai 81.756 unit. Angka ini naik 32,4 persen dibanding Agustus tahun lalu yang tercatat 61.771 unit.
Dibanding Juli 2026 yang membukukan 81.115 unit, ada kenaikan tipis sekitar 0,8 persen. Tapi cukup untuk menjadikan Agustus sebagai bulan dengan penjualan tertinggi sepanjang 2026, melewati rekor sebelumnya di Februari 2026 (81.247 unit).
Dari sisi ritel, distribusi dari diler ke konsumen tercatat 83.422 unit. Naik 25,5 persen dari periode yang sama tahun lalu (66.493 unit) dan 7,7 persen dari Juli 2026 (77.460 unit).
Masuknya Atto 1, Jaecoo J5, Geely EX2, dan BYD M6 DM ke daftar 20 besar menunjukkan pergeseran selera konsumen Indonesia. Empat model listrik menempati posisi yang cukup tinggi, dengan dua di antaranya di enam besar.
Di sisi lain, model-model LCGC seperti Calya, Sigra, dan Ayla masih bertahan di daftar, meski posisinya terus tertekan. Honda Brio yang lama menjadi andalan di segmen city car justru berada di urutan ke-13 dengan 1.670 unit, di bawah Toyota Rush dan Daihatsu Terios yang segmennya berbeda.
Angka-angka ini memberi gambaran bahwa pasar otomotif Indonesia sedang bergerak ke arah yang lebih beragam. Dominasi kendaraan berbahan bakar konvensional belum sepenuhnya tergeser, tapi peta persaingannya sudah berubah.