Gery Adik Anggota Dewan Babar Disebut Koordinator Tambang Timah Ilegal DAS Kampak Jebus

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Senin, 28 September 2026 | 10:02:01 WIB
Gery disebut sebagai koordinator lapangan penambangan timah ilegal di DAS Kampak Jebus, Bangka Barat.

PANGKALPINANG — Nama Gery kembali mencuat dalam aktivitas penambangan timah ilegal di kawasan DAS Kampak Jebus, Bangka Barat. Warga Taluk Rubiah Muntok itu disebut-sebut berperan sebagai koordinator lapangan saat penambangan berlangsung pada Sabtu (26/9/2026) malam. Informasi yang dihimpun dari sumber tertutup menyebut aksi tersebut bukan yang pertama dilakukan Gery.

Kedekatan Gery dengan lingkaran kekuasaan menjadi sorotan karena ia merupakan adik kandung Dedy Wijaya, anggota Dewan Bangka Barat. Posisi tersebut dinilai membuat keberaniannya mengoordinir tambang ilegal di kawasan perairan mangrove kian menjadi-jadi. Sejumlah pihak menduga ada jaminan keamanan dari oknum tertentu yang membuat aktivitas itu terus berjalan.

Sumber Tertutup Sebut Ada Oknum Wartawan di Belakang Gery

Sumber tertutup yang diyakini dapat dipertanggungjawabkan mengungkapkan bahwa di balik peran Gery terdapat sejumlah pihak yang memberi perlindungan. Salah satunya disebut berasal dari kalangan wartawan. Hal itu disampaikan saat mengomentari penambangan yang kembali terjadi pada Sabtu malam.

"Waktu buka pertama itu kan Gery koordinator dilapangan, dibelakang Gery ada oknum wartawan. Dan yang baru-baru ini Gery juga yang koordinator bisa jadi ada oknum wartawan itu juga," kata sumber tertutup tersebut pada Minggu (27/9/2026).

Puluhan Ton Pasir Timah Kembali Dijarah

Penambangan pada Sabtu malam dilaporkan menghasilkan puluhan ton pasir timah yang berhasil dijarah para penambang di kawasan DAS Kampak Jebus. Aktivitas itu berlangsung di area perairan mangrove yang selama ini menjadi lokasi favorit penambangan ilegal. Belum ada keterangan resmi dari aparat terkait jumlah pasti material yang diangkut.

Kawasan DAS Kampak Jebus memang dikenal rawan aktivitas tambang timah tanpa izin. Lokasinya yang berada di wilayah perairan menyulitkan pengawasan, sementara akses melalui jalur sungai membuat pelaku leluasa keluar-masuk. Pola ini berulang dari waktu ke waktu dengan aktor yang disebut-sebut sama.

Kekebalan Hukum dan Nama Besar di Belakang Penambang

Kesan menantang seakan kebal hukum ditunjukkan Gery dengan kembali mengoordinir penambangan meski aktivitas serupa sebelumnya sempat menjadi perhatian. Dugaan keterlibatan oknum wartawan sebagai penjamin keamanan menambah panjang daftar persoalan tata kelola tambang di Bangka Belitung. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari Gery maupun Dedy Wijaya terkait peran yang disebutkan sumber.

Penambangan timah ilegal di kawasan mangrove tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan. Kerusakan ekosistem pesisir akibat pengerukan pasir timah berdampak langsung pada kehidupan nelayan dan warga sekitar. Penegakan hukum dinilai menjadi kunci untuk memutus rantai praktik yang melibatkan jaringan orang kuat di daerah.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: sekilasindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top