Kebakaran Permukiman Padat di Desa Serdang Bangka Selatan, 200-300 Rumah Terbakar dan Tim Gabungan Dikerahkan

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:01:31 WIB
Petugas gabungan memadamkan kebakaran permukiman padat di Desa Serdang, Bangka Selatan.

PANGKALPINANG — Plt. Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Agus Afandi menyatakan seluruh personel dan mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi sejak malam. Ia menyebut api masih membakar permukiman warga saat laporan terakhir diterima.

"Saat ini, seluruh tim gabungan bersama personel dan mobil pemadam kebakaran dari BPBD, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya berjibaku memadamkan api di permukiman warga Desa Serdang," kata Agus Afandi di Pangkalpinang, Sabtu malam.

Dukungan penanganan datang dari Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polres Bangka Selatan, Polres Bangka Tengah, serta TNI. Instruksi Gubernur Hidayat Arsani memastikan koordinasi lintas daerah berjalan karena lokasi kebakaran berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten lain.

Ratusan Rumah Terbakar, Warga Diminta Mengungsi

Berdasarkan informasi yang dihimpun BPBD, sekitar 200 hingga 300 rumah warga Desa Serdang telah terbakar. Angka itu masih bersifat sementara karena pendataan belum tuntas akibat api belum sepenuhnya padam.

Agus mengimbau warga segera meninggalkan lokasi demi keselamatan. "Kami mengimbau masyarakat agar mengungsi ke tempat yang aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan melindungi keselamatan jiwa," ujarnya.

Permukiman padat penduduk di Desa Serdang membuat api cepat merembet antar rumah. Petugas di lapangan masih berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan di titik-titik yang belum bisa dijangkau.

Dapur Umum dan Tempat Pengungsian Disiapkan Minggu Pagi

BPBD bersama Dinas Sosial dan PMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyiapkan tempat pengungsian dan dapur umum bagi warga terdampak. Dapur umum direncanakan mulai beroperasi Minggu (11/10) sekitar pukul 07.00 WIB.

"Pada Minggu (11/10), sekitar pukul 07.00 WIB, kami akan membangun dapur umum bagi warga terdampak kebakaran," kata Agus.

Gubernur Hidayat Arsani dijadwalkan meninjau lokasi kebakaran pada Minggu pagi. Kunjungan itu untuk memastikan penanganan darurat, pendataan korban, dan pemenuhan kebutuhan mendesak warga mendapat perhatian pemerintah daerah.

Pendataan Korban dan Kebutuhan Darurat Jadi Prioritas

Pemerintah provinsi menyatakan pendataan jumlah korban dan kerugian material akan dilakukan setelah api berhasil dipadamkan. Data awal menyebut ratusan rumah terdampak, namun jumlah pasti keluarga yang kehilangan tempat tinggal belum dirinci.

Warga yang mengungsi sementara diarahkan ke lokasi aman yang ditentukan petugas. Kebutuhan mendesak seperti air bersih, selimut, dan makanan siap saji akan disalurkan melalui posko darurat yang disiapkan BPBD.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top