Honda Babel Tanamkan Budaya #Cari_Aman ke Pelajar SMA Santo Yosef Pangkalpinang Lewat Edukasi Safety Riding

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:30:31 WIB
Pelajar SMA Santo Yosef Pangkalpinang mengikuti edukasi safety riding dari Honda Babel.

PANGKALPINANG — Kegiatan edukasi keselamatan berkendara menyasar pelajar SMA Santo Yosef dengan pendekatan interaktif, bukan ceramah satu arah. Elvin, Safety Riding Instructor Asia Surya Perkasa, memandu langsung jalannya pelatihan di hadapan para siswa.

Materi yang disampaikan mencakup teknik dasar berkendara aman, pengenalan risiko di jalan, hingga simulasi pengambilan keputusan saat berada di lalu lintas. Sesi kuis dan tanya jawab disisipkan agar siswa tidak hanya mendengar, tetapi ikut mencerna pesan keselamatan.

Panitia juga menyiapkan doorprize sebagai pemantik partisipasi. Cara ini dipilih agar pesan keselamatan lebih mudah menempel di ingatan pelajar, bukan sekadar materi yang lewat begitu saja.

Helm SNI hingga Ponsel: Bekal Kecil yang Menentukan

Dalam aktivitas harian pelajar yang makin dinamis, pemahaman keselamatan berkendara menjadi bekal yang tidak bisa ditawar. Ada sejumlah kebiasaan dasar yang ditekankan dalam edukasi ini.

  • Menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara
  • Mematuhi rambu lalu lintas
  • Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain
  • Memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat
  • Menghindari penggunaan ponsel selama berkendara

Setiap tindakan kecil dalam daftar itu punya arti besar bagi keselamatan pengendara maupun orang lain di jalan. Pelajar didorong memahami bahwa menjadi pengendara yang baik bukan hanya soal sampai ke tujuan, melainkan bagaimana memastikan perjalanan tetap aman bagi semua pengguna jalan.

Berani Bilang Tidak pada Berkendara Berisiko

Elvin menekankan pentingnya keberanian mengambil keputusan tepat di jalan, terutama bagi anak muda yang sering berkendara bersama teman sebaya.

"Keselamatan berkendara bukan hanya tentang bisa mengendarai sepeda motor, tetapi tentang bagaimana kita mengambil keputusan yang tepat di jalan. Anak muda harus berani mengatakan tidak pada perilaku berkendara yang berisiko, baik untuk dirinya sendiri maupun ketika bersama teman-temannya. Karena pada akhirnya, tujuan kita bukan sekadar sampai, tetapi sampai dengan selamat," ujar Elvin.

Menurutnya, membangun budaya keselamatan perlu dimulai dari kesadaran pribadi. Pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengendara yang memahami aturan, tetapi juga menjadi contoh positif bagi teman, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.

#Cari_Aman sebagai Gaya Hidup, Bukan Materi Sekolah Semata

Honda Babel ingin menanamkan bahwa keselamatan bukan sekadar materi yang dipelajari di sekolah, melainkan kebiasaan yang harus dibawa setiap kali berkendara. Pesan #Cari_Aman diharapkan tumbuh menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda yang cerdas, peduli, dan bertanggung jawab.

Melalui program Edukasi Safety Riding for School, Honda Babel terus mengajak generasi muda menjadikan keselamatan sebagai prioritas, mengutamakan etika di jalan raya, serta menjadi pelopor budaya berkendara yang aman.

Perjalanan terbaik bukanlah yang paling cepat, melainkan yang membuat pengendaranya bisa kembali pulang dengan selamat.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top