BANGKA BARAT — AKBP Helen Simanjuntak memimpin langsung pengaturan lalu lintas di kawasan SMP Negeri 3 Mentok bersama Wakapolres Kompol Dr. Singgih Aditya Utama. Keduanya turun ke jalan memberi kesempatan kepada para pelajar menyeberang dengan aman di tengah meningkatnya aktivitas kendaraan pada pagi hari.
Kehadiran pimpinan Polres Bangka Barat di lokasi menjadi bentuk perhatian terhadap keselamatan pelajar. Pelayanan kepolisian diharapkan benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke lingkungan sekolah.
Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso menuturkan, keselamatan anak sekolah menjadi salah satu perhatian utama dalam pengaturan lalu lintas pagi. Strong Point pagi rutin dilaksanakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat pada jam sibuk.
"Strong Point pagi bukan hanya tentang mengatur arus kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman. Kami ingin anak-anak yang berangkat sekolah dapat menyeberang dengan nyaman tanpa harus khawatir terhadap kepadatan lalu lintas," ujar Yos Sudarso.
Polres Bangka Barat akan terus mengoptimalkan kehadiran personel di titik-titik yang membutuhkan pengaturan lalu lintas. Kawasan sekolah dan pusat aktivitas masyarakat menjadi prioritas utama.
Menurut Yos, pelayanan kepolisian harus hadir secara nyata, cepat, dan humanis. Kehadiran polisi di jalan diharapkan tidak hanya mengurai kepadatan kendaraan, tetapi juga menumbuhkan rasa aman bagi warga.
Melalui Strong Point pagi, Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya mengedepankan semangat Polisi Bersama Masyarakat. Perlindungan dan pelayanan diberikan langsung hingga ke lingkungan sekolah.
Pengaturan lalu lintas di depan SMPN 3 Mentok berlangsung pada jam masuk sekolah. Personel kepolisian memberi ruang bagi pelajar untuk menyeberang sebelum melanjutkan pengaturan arus kendaraan di titik lain.