Pencarian

Pemkab Bangka Tengah Gandeng Baznas Kucurkan Rp33 Juta Tekan Stunting

Rabu, 06 Mei 2026 β€’ 20:22:14 WIB
Pemkab Bangka Tengah Gandeng Baznas Kucurkan Rp33 Juta Tekan Stunting
Pemkab Bangka Tengah berkolaborasi dengan Baznas menyalurkan bantuan Rp33 juta untuk penurunan stunting.

KOBA β€” Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memperkuat intervensi penurunan angka stunting dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini menyasar kelompok rentan melalui dukungan finansial langsung dan perbaikan infrastruktur sanitasi di tingkat desa.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Bangka Tengah, Wiwik Susanti, menjelaskan bahwa sinergi ini berjalan di bawah payung program Genting. Program yang diinisiasi BKKBN tersebut kini menjadi motor utama pengentasan stunting di Bangka Tengah.

β€œBaznas merupakan mitra pentaheliks yang konsisten mendukung pelaksanaan program Genting dalam upaya penurunan stunting,” ujar Wiwik di Koba, Rabu.

Penyaluran Dana untuk 25 Keluarga Rawan Stunting

Pada periode 2026, kolaborasi ini telah menjangkau 25 keluarga rawan stunting (KRS) yang terdiri atas balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai untuk memastikan asupan nutrisi keluarga sasaran terpenuhi selama masa intervensi.

Wakil Ketua IV Baznas Bangka Tengah, Ibrahim, merinci bahwa setiap anak atau keluarga sasaran menerima bantuan sebesar Rp450 ribu setiap bulan. Penyaluran ini direncanakan berjalan selama tiga bulan berturut-turut.

β€œIni merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pengentasan stunting yang dijalankan pemerintah daerah,” kata Ibrahim. Ia menambahkan bahwa total dana yang dialokasikan pada tahap awal ini mencapai Rp33.750.000.

Pembangunan 10 Unit Jamban di Desa Batu Belubang

Selain bantuan tunai, intervensi juga menyasar faktor lingkungan yang sering menjadi penyebab tidak langsung masalah stunting. Pemerintah daerah bersama Baznas berencana membangun 10 unit jamban di Desa Batu Belubang sebagai bagian dari program intervensi berbasis lingkungan.

Langkah ini diambil karena sanitasi yang buruk berkorelasi erat dengan risiko infeksi berulang pada balita. Saat ini, pembangunan fasilitas sanitasi tersebut masih dalam proses pengajuan proposal dan akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.

Wiwik Susanti menegaskan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam skema pentaheliks menjadi kunci keberhasilan di Bangka Tengah. Ia berharap lebih banyak mitra swasta maupun organisasi kemasyarakatan yang ikut bergabung dalam program Genting.

Apa Itu Program Genting di Bangka Tengah?

Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau Genting merupakan skema di mana pihak ketiga, baik instansi pemerintah, swasta, maupun perorangan, menjadi donatur bagi anak-anak berisiko stunting. Di Bangka Tengah, program ini mulai diakselerasi secara masif sejak 2025.

β€œKami mengajak seluruh mitra untuk bersama-sama berkontribusi dalam program Genting ini sebagai bentuk kepedulian bersama,” tutur Wiwik.

Pihak Baznas menyatakan komitmennya untuk terus menyesuaikan bantuan berdasarkan usulan dari pemerintah daerah. Ibrahim menyebut program ini bersifat dinamis dan akan terus dievaluasi guna memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

Berita Terkini

Indeks