KOBA — Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau DLH Bangka Tengah, Heri Guswandi, menyatakan bahwa ketersediaan RTH di kawasan perkotaan saat ini dinilai masih mencukupi. Fokus pemerintah daerah kini beralih dari sekadar penyediaan lahan hijau menjadi optimalisasi fungsi yang sudah ada.
"Untuk saat ini ketersediaan Ruang Terbuka Hijau di wilayah perkotaan sudah mencukupi dan fungsinya kita tingkatkan, bukan hanya untuk lingkungan saja tetapi memiliki dampak terhadap aktivitas sosial dan UMKM," kata Heri di Koba, Sabtu.
Fungsi Ganda: Resapan Air dan Panggung Ekonomi Warga
DLH Bangka Tengah menjalankan dua program utama secara paralel. Pertama, pemeliharaan rutin seluruh RTH publik untuk menjaga kualitas dan kenyamanan. Kedua, pengembangan sarana prasarana yang dirancang agar ramah bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar area taman.
Menurut Heri, keberadaan RTH memiliki peran vital sebagai area resapan air dan penyeimbang lingkungan, terutama di tengah maraknya pembangunan permukiman. Namun, sisi sosial ekonominya juga mulai terlihat nyata. Taman kota kini menjadi lokasi favorit warga untuk berolahraga ringan, rekreasi keluarga, hingga kegiatan komunitas.
"Rutinitas yang kami lakukan adalah perbaikan dan pemeliharaan sarana maupun prasarana RTH agar lebih inklusif, aman, nyaman, serta mampu meningkatkan frekuensi kunjungan masyarakat," ujarnya.
Jumat Menanam: Program Penghijauan Berkala di Bangka Tengah
Selain perawatan infrastruktur, DLH Bangka Tengah juga konsisten menjalankan program penghijauan. Setiap hari Jumat, petugas dan relawan melakukan penanaman pohon secara rutin, khususnya di kawasan RTH publik.
"Kami memiliki program penanaman pohon setiap hari Jumat, terutama di kawasan Ruang Terbuka Hijau. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ruang hijau di Bangka Tengah," kata Heri.
Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 disebutnya menjadi pengingat pentingnya menjaga keberlanjutan ruang hijau. DLH menargetkan agar RTH tidak hanya mempercantik kawasan perkotaan, tetapi juga memberi manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan.