TANGERANG — Insiden kepulan asap di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu siang tidak berdampak pada jadwal penerbangan. Manajemen bandara memastikan seluruh area yang sempat terdampak telah kembali berfungsi normal dalam waktu singkat.
"Kepulan asap berhasil diatasi dalam waktu singkat dan seluruh area terdampak telah kembali normal," kata Asst. Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan di Tangerang, Sabtu.
Sumber Asap Berasal dari Kendaraan Ground Handling
Asap diketahui berasal dari salah satu kendaraan operasional milik pihak ground handling yang mengalami gangguan teknis. Kendaraan tersebut berada di area makeup baggage Terminal 2D saat insiden terjadi.
Petugas operasional bandara bersama unit terkait segera bergerak ke lokasi. Unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), tim teknik, serta operasional langsung melakukan pengamanan area, penanganan awal, dan evakuasi kendaraan ke area terbuka guna mempercepat pembuangan asap.
Prosedur Kedaruratan Berjalan Cepat
Peringatan kedaruratan sempat diberlakukan di Terminal 2. Namun, dalam waktu sekitar 5 hingga 10 menit sejak laporan diterima, sumber gangguan berhasil ditangani dan area terdampak segera dinormalisasi.
"Kami bergerak cepat melakukan koordinasi dan penanganan di lapangan sehingga kondisi dapat segera terkendali," terang Yudistiawan.
Bandara Lakukan Evaluasi ke Pihak Ground Handling
Bandara Soekarno-Hatta saat ini terus berkoordinasi dengan pihak ground handling untuk mengevaluasi kendaraan yang mengalami gangguan teknis. Langkah ini diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Manajemen bandara juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jasa. "Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa merupakan prioritas utama kami," ujar Yudistiawan.
Pihaknya berkomitmen memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan guna memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa.