Pencarian

Lima Gadget Smart Home Ikonik yang Sudah Mati dan Masih Dirindukan Penggemar Teknologi

Minggu, 14 Juni 2026 • 01:20:31 WIB
Lima Gadget Smart Home Ikonik yang Sudah Mati dan Masih Dirindukan Penggemar Teknologi
Logitech Harmony Remote, pengendali universal smart home yang kini sudah tidak diproduksi lagi.

Dalam industri teknologi rumahan yang terus berputar, tidak semua perangkat bertahan lama. Beberapa lahir dengan penggemar setia, lalu punah karena perubahan strategi bisnis, persaingan ketat, atau model harga yang tidak berkelanjutan. Setidaknya ada lima perangkat smart home yang secara resmi sudah memasuki status "end-of-life" namun tetap dirindukan oleh pengguna setianya.

Logitech Harmony Remote: Legenda Pengendali Universal yang Tak Tergantikan

Logitech Harmony remote mungkin adalah salah satu produk smart home paling legendaris. Perangkat ini mampu menggantikan banyak remote control menjadi satu genggaman, termasuk untuk perangkat smart home lainnya. Dengan Harmony Hub, pengguna bisa mengontrol sistem menggunakan Bluetooth dan WiFi.

Namun pada 2019, Logitech mengakui bahwa lini Harmony sudah dianggap sebagai bisnis kecil yang mulai tidak relevan. Meski produksi dihentikan, komunitas penggemar masih setia merawat perangkat ini. Kini, celah pasar mulai diisi oleh pendatang baru seperti SofaBaton X2 yang hadir dengan layar internal dan jangkauan hub yang lebih luas.

Leeo Smart Alert Nightlight: Lampu Tidur yang Juga Detektor Asap dan Karbon Monoksida

Leeo Smart Alert nightlight adalah contoh perangkat cerdas yang terlampau maju pada zamannya. Selain berfungsi sebagai lampu tidur, alat yang dicolokkan ke stopkontak ini bisa memonitor alarm kebakaran dan kebocoran gas, lalu mengirimkan pemberitahuan ke ponsel pengguna. Jika tidak ada respons, sistem akan menelepon kontak darurat secara otomatis.

Perangkat ini dijual seharga 50 dolar AS tanpa biaya berlangganan. Sayangnya, model bisnis yang ramah konsumen itu tidak cukup untuk menopang perusahaan yang hanya mengandalkan satu lini produk. Produksi Leeo dihentikan pada 2019. Saat ini, perangkat seperti Kiddie smart smoke detector menawarkan fitur serupa, tetapi dengan biaya langganan dan tanpa lampu tidur.

Apple HomePod Generasi Pertama: Suara Superior yang Terlalu Mahal dan Terlambat

Dirilis pada 2017 dengan harga 349 dolar AS, HomePod generasi pertama adalah upaya Apple memasuki pasar smart speaker. Sayangnya, perangkat ini kekurangan fitur penting saat peluncuran, seperti dukungan stereo, pemutaran multi-ruangan, dan integrasi aplikasi pihak ketiga. HomePod juga tidak mendukung Bluetooth untuk pemutaran musik, hanya mengandalkan AirPlay 2.

Meski begitu, para penggemar setia menganggap kualitas suara HomePod generasi pertama lebih unggul dibanding versi kedua yang dirilis pada 2023. Apple menghentikan produksi perangkat ini pada 2021. Di pasar barang bekas, HomePod generasi pertama masih dijual sekitar 150 dolar AS dan tetap populer karena estetika khas Apple.

Belkin Wemo Smart Plug: Sakelar Pintar yang Kehilangan Otaknya

Wemo dari Belkin bukanlah satu produk, melainkan serangkaian perangkat smart home. Pada Januari 2026, Belkin secara resmi menghentikan dukungan untuk sejumlah produk Wemo, termasuk smart plug dan sakelar. Meskipun masih berfungsi sebagai colokan biasa, kemampuan pintar berbasis cloud pada model lama seperti Wemo Mini Smart Plug dan Wemo Outdoor Plug sudah tidak aktif lagi.

Perangkat Wemo sebelumnya sangat populer karena memudahkan pengguna mematikan perangkat yang boros listrik secara otomatis. Kini, pengguna hanya bisa menggunakan fungsi dasarnya tanpa kemampuan otomatisasi jarak jauh.

Pelajaran dari Perangkat yang Sudah Mati

Nasib kelima perangkat ini menunjukkan betapa rapuhnya ekosistem smart home. Ketergantungan pada layanan cloud, model bisnis yang tidak berkelanjutan, dan persaingan ketat menjadi faktor utama yang membuat perangkat cerdas kehilangan dukungan. Bagi pengguna Indonesia, fenomena ini menjadi pengingat untuk selalu mempertimbangkan keberlanjutan dukungan produsen sebelum membeli perangkat smart home.

Bagikan
Sumber: bgr.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks