PANGKALPINANG — Sebanyak 13 rumah warga di Kepulauan Bangka Belitung saat ini tengah menjalani renovasi total oleh jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung. Program bedah rumah itu menjadi salah satu rangkaian sosial menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026.
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing memastikan kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial. "Program ini sudah berjalan sebelumnya dan akan terus kami lanjutkan bahkan setelah 1 Juli. Kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Viktor, Kamis (18/6/2026).
Renovasi Tersebar di Bangka dan Belitung
Berdasarkan data Direktorat Binmas Polda Babel yang menjadi proyek manajer, sebagian rumah telah selesai dikerjakan. Sisanya masih dalam tahap renovasi. Pelaksanaan dilakukan secara berjenjang dari tingkat Polda, Polres, Polsek, hingga melibatkan Bhabinkamtibmas di lapangan.
Kapolda menambahkan, timnya masih melakukan verifikasi terhadap sejumlah usulan rumah baru dari masyarakat yang diajukan melalui Bhabinkamtibmas. "Kami meyakini bahwa ketika kesejahteraan masyarakat meningkat, maka stabilitas Kamtibmas juga akan tercipta dengan baik," ujarnya.
Apresiasi dari Komisi XII DPR RI
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya memberikan apresiasi tinggi terhadap program tersebut. Menurutnya, langkah ini membuktikan peran Polri tidak terbatas pada keamanan dan ketertiban masyarakat. "Ini merupakan bentuk kepedulian dari Polri, khususnya Polda Bangka Belitung kepada masyarakat. Peran Polri bukan hanya terkait persoalan Kamtibmas, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Bambang.
Tokoh yang akrab disapa BPJ ini menilai sinergi antara Polri, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program sosial semacam ini. Atas berbagai capaian, ia memberi nilai A untuk kinerja Polda Babel.
Edukasi dan Pengawasan di Sektor Energi
Bambang juga menyoroti pendekatan Polda Babel yang lebih mengedepankan edukasi dan pembinaan di berbagai sektor, termasuk energi. Menurutnya, pengawasan distribusi BBM dan LPG oleh kepolisian turut berdampak positif bagi masyarakat.
"Jika sebelumnya sempat terjadi antrean panjang dan kelangkaan LPG, saat ini kondisinya jauh lebih baik. Pengawasan yang dilakukan bersama berbagai pihak, termasuk kepolisian, membantu menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik serta menjaga stabilitas Kamtibmas," ujar Bambang.
Kapolda menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperluas jangkauan program bedah rumah ke wilayah-wilayah lain yang datanya masih dalam proses verifikasi oleh Bhabinkamtibmas.