Pencarian

Siswi SMP di OKU Selatan Tusuk Guru SD hingga Tewas, Akui Sudah Berulang Kali Curi di Rumah Korban

Jumat, 19 Juni 2026 • 16:05:01 WIB
Siswi SMP di OKU Selatan Tusuk Guru SD hingga Tewas, Akui Sudah Berulang Kali Curi di Rumah Korban
Siswi SMP berinisial YS (13) diamankan polisi setelah menusuk guru SD hingga tewas di OKU Selatan.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Polres OKU Selatan menangkap siswi kelas satu SMP berinisial YS (13) di Desa Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, setelah sebelumnya kabur dari wilayah hukum setempat. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres OKU Selatan, Ipda Devi Sulastri, mengungkapkan penangkapan dilakukan tanpa perlawanan berkat kerja sama dengan personel Polres Ogan Ilir.

"Pelaku sempat melarikan diri keluar daerah bersama kedua orang tuanya. Namun, atas kerja sama dan bantuan dari personel Polres Ogan Ilir, pelaku berhasil kami amankan tanpa perlawanan," ujar Devi, Jumat (19/6/2026).

Bukan Kali Pertama, Pelaku Akui Sudah Sering Mencuri

Saat digelandang ke Mapolres OKU Selatan untuk interogasi, YS menangis dan mengakui seluruh perbuatannya. Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati fakta bahwa aksi nekat tersebut bukanlah yang pertama.

“YS mengaku sudah berulang kali menyelinap dan mencuri di rumah korban sebelum akhirnya berujung pada aksi pembunuhan tragis ini,” kata Devi.

Kronologi: Terpergok Korban Saat Mencuri, Langsung Ambil Pisau

Insiden berdarah itu terjadi pada Selasa (9/6/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB di Perumahan SMP Negeri Buay Pemaca, Dusun Satu, Desa Danau Jaya, Kecamatan Buay Pemaca. YS menyelinap masuk ke rumah korban, Sri Khodijah, untuk mencuri uang.

Nahas, Sri Khodijah pulang dan mendapati ada orang asing di dalam rumahnya. Diduga panik karena aksinya terbongkar, YS menyambar pisau dapur yang ada di rumah tersebut dan menghujamkannya ke perut korban.

Meski terluka parah dan bersimbah darah, Sri Khodijah sempat berlari keluar rumah sambil berteriak histeris meminta tolong. Warga segera mengevakuasinya ke RSUD Muaradua, lalu merujuknya ke rumah sakit besar di Kota Palembang karena kondisi terus memburuk.

Korban Meninggal Setelah Dua Hari Dirawat Intensif

Setelah berjuang melewati masa kritis selama dua hari di ruang perawatan intensif, nyawa guru SD tersebut tidak tertolong. Sri Khodijah dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (11/6/2026).

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap YS. Motif pencurian yang berulang dan kondisi psikologis pelaku menjadi fokus penyelidikan aparat.

Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks