PANGKALPINANG — Seruan untuk memperkuat kapasitas jurnalis kembali mengemuka dalam forum Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kepulauan Babel, Minggu. Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Babel, Rahmat Feri Pontoh, menegaskan bahwa profesionalisme wartawan tidak bisa ditawar. Menurutnya, penguasaan kompetensi dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik menjadi fondasi utama.
Kecepatan Informasi Harus Diimbangi Akurasi
Di tengah derasnya arus informasi digital, Rahmat mengingatkan bahwa kecepatan penyampaian berita mesti beriringan dengan akurasi dan tanggung jawab. "Pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya di hadapan para pengurus PJS. Ia menambahkan, organisasi pers memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap anggotanya memiliki kompetensi yang memadai agar kredibilitas media tetap terjaga di mata publik.
Media Bukan Sekadar Penyampai Informasi
Kementerian Hukum, lanjut Rahmat, memandang media sebagai mitra strategis pemerintah. Peran pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, melainkan juga jembatan yang menyampaikan program-program pemerintah secara utuh dan mudah dipahami masyarakat. Pandangan senada disampaikan Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Madya Kanwil Kemenkum Babel, Ismail. Ia menekankan bahwa pers yang berpegang teguh pada kode etik, mengedepankan fakta, dan menjunjung integritas merupakan pilar penting demokrasi.
"Kami memandang media sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun transparansi, mengedukasi masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan negara," kata Ismail. Ia menekankan kemitraan ini harus dibangun di atas prinsip saling menghormati tugas dan fungsi masing-masing. Pemerintah, menurutnya, berkewajiban membuka ruang komunikasi yang transparan, sementara pers menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan bertanggung jawab.
Komunikasi dan Kolaborasi Terus Diperkuat
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan insan pers. Ia optimistis pers yang profesional akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan informasi yang benar, khususnya dalam mendukung pembangunan hukum di daerah. "Kanwil Kemenkum Babel siap terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan insan pers," tegas Johan.