Pencarian

29 Peserta Lomba Lukis Tudung Saji di Bangka Selatan, Cara Baru Kenalkan Tradisi ke Generasi Muda

Rabu, 30 September 2026 • 12:31:03 WIB
29 Peserta Lomba Lukis Tudung Saji di Bangka Selatan, Cara Baru Kenalkan Tradisi ke Generasi Muda
peserta mengikuti lomba lukis tudung saji di Sport Center Toboali, Bangka Selatan.

TOBOALI — Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Kabupaten Bangka Selatan menggelar lomba lukis tudung saji yang diikuti pelajar hingga pegiat seni lokal. Peserta menorehkan cat dan warna pada permukaan anyaman tudung saji, kerajinan tradisional yang selama ini dikenal sebagai penutup sajian dalam tradisi Makan Ngedang.

Kegiatan berlangsung di Sport Center Toboali dan menjadi salah satu rangkaian festival Kemilau Pesona 2026. Panitia menyiapkan tudung saji anyaman sebagai media utama, bukan kanvas konvensional, supaya peserta berinteraksi langsung dengan benda warisan leluhur.

Mengapa Tudung Saji Dipilih Jadi Media Lukis

Tudung saji memiliki tekstur anyaman yang khas dan selama ini lekat dengan kebiasaan makan bersama masyarakat Bangka Belitung. Mengubah fungsinya menjadi karya seni dinilai memberi nilai tambah estetika sekaligus menjaga keberadaan benda tersebut di rumah tangga warga.

Pelaksana Tugas Kepala DKUKMINDAG Bangka Selatan, Deka Indra, menyatakan lomba ini menjadi cara memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda.

"The use of the Tudung Saji as an artistic medium allows us to introduce our cultural heritage to the younger generation in a creative way, this competition demonstrates the local government's commitment to sustaining tradition amidst modernization," kata Deka Indra.

29 Peserta dari Pelajar hingga Pegiat Seni

Peserta yang terlibat berjumlah 29 orang, terdiri dari kalangan pelajar dan pegiat seni lokal. Mereka diberi kebebasan menuangkan gagasan visual di atas permukaan anyaman yang tidak rata, tantangan tersendiri dibanding melukis di kertas atau kain.

Pemerintah daerah menilai transformasi tudung saji menjadi karya seni fungsional tidak hanya menonjolkan keindahan visual, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga benda peninggalan leluhur dan merawat tradisi lokal agar tetap hidup.

Kemilau Pesona 2026 Jadi Panggung Tradisi

Festival Kemilau Pesona 2026 menampung sejumlah kegiatan yang mengangkat kekayaan budaya Bangka Belitung. Lomba lukis tudung saji masuk dalam rangkaian tersebut sebagai upaya memperkuat identitas daerah di ruang publik.

Melalui kompetisi ini, DKUKMINDAG berharap tradisi Makan Ngedang dan keberadaan tudung saji tetap dikenal generasi muda, tidak sekadar menjadi catatan sejarah. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berkomitmen melanjutkan program serupa untuk menjaga tradisi di tengah modernisasi.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks