80 Pesilat Muda Pangkalpinang Diberangkatkan ke Kejurda di Mentok, Wali Kota Saparudin Pimpin Langsung Pelepasan

Penulis: Alfian Batubara  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 13:25:00 WIB
Wali Kota Saparudin melepas 80 pesilat muda Pangkalpinang untuk Kejurda di Mentok.

PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan atlet usia dini. Sebanyak 80 pesilat muda dari berbagai kelompok usia dan kelas pertandingan resmi dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Pelepasan kontingen berlangsung di halaman Rumah Dinas Residen Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (14/5/2026). Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, secara langsung memimpin prosesi pemberangkatan para atlet binaan Satria Muda Indonesia (SMI) tersebut.

Potensi Atlet Muda untuk Bersaing ke Tingkat Nasional

Dalam sambutannya, Saparudin menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap olahraga prestasi tidak setengah-setengah. Ia menilai para pesilat yang diberangkatkan kali ini memiliki potensi untuk bersaing tidak hanya di level provinsi, tetapi juga hingga tingkat nasional.

“Pembinaan atlet muda adalah investasi jangka panjang. Kami ingin atlet-atlet Pangkalpinang lahir dari pembinaan yang serius, bukan hanya sekadar ikut-ikutan,” ujar Saparudin saat melepas rombongan.

Pelepasan Langsung dari Rumah Dinas Wali Kota

Pemilihan lokasi pelepasan di Rumah Dinas Residen Wali Kota dinilai sebagai bentuk keseriusan dan kedekatan pemerintah dengan para atlet. Momen ini juga dimanfaatkan Saparudin untuk memberikan motivasi langsung kepada para peserta sebelum bertanding.

Para atlet yang tergabung dalam kontingen SMI ini berasal dari sejumlah perguruan dan sekolah pencak silat di Pangkalpinang. Mereka akan mengikuti berbagai kategori pertandingan yang telah ditentukan oleh panitia Kejurda.

Kejurda di Mentok Jadi Ajang Uji Tanding dan Seleksi

Kejuaraan Daerah di Mentok, Bangka Barat, menjadi ajang penting bagi para atlet muda untuk mengukur kemampuan. Selain sebagai ajang kompetisi, Kejurda kerap dijadikan sebagai tahap seleksi awal untuk jenjang kejuaraan yang lebih tinggi.

Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap, partisipasi puluhan atlet ini bisa mengharumkan nama daerah dan melahirkan bibit unggul pencak silat di masa depan. Pembinaan berkelanjutan disebut akan terus dilakukan, termasuk pendampingan teknis dan fasilitas latihan yang memadai.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: bangkaindependent.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top