PANGKALPINANG — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) mengikuti kegiatan pelepasan peserta MagangHub Kemnaker Batch III secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (15/6/2026). Acara ini digelar oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum sebagai tanda resmi berakhirnya program pemagangan tersebut.
Kepala Kanwil Kemenkum Babel, Johan Manurung, dalam kesempatan itu diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, N.A. Triandini Oscar. Turut hadir Ketua Tim Kerja Analis SDMA Ahli Muda, Akbar Aidul Poetra; Tim Kerja Kepegawaian; serta para peserta MagangHub di lingkungan Kanwil setempat.
Kegiatan pelepasan dibuka oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Sunu Tedy Maranto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra universitas, mentor, operator, serta mahasiswa peserta MagangHub Batch III yang telah memberikan dedikasi selama mengikuti program.
"Program MagangHub menjadi salah satu bentuk dukungan Kementerian Hukum dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia," ujar Sunu Tedy Maranto dalam sambutannya yang dikutip dari siaran resmi.
Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan dunia kerja nyata, khususnya di lingkungan instansi pemerintah. Selama magang, para peserta terlibat langsung dalam berbagai alur kerja organisasi.
Melalui program tersebut, para mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami tata kelola administrasi pemerintahan secara praktis. Mulai dari etika kerja, disiplin, koordinasi antarunit, hingga pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Hukum.
Kanwil Kemenkum Babel sendiri diketahui menjadi salah satu dari sekian banyak kantor wilayah yang menerima peserta MagangHub Batch III. Seluruh peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Hukum mengikuti pelepasan secara serentak.
Program MagangHub Kemnaker ini diharapkan terus berlanjut pada batch-batch berikutnya. Pengalaman yang diperoleh para peserta selama di Kanwil Kemenkum Babel menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke dunia kampus dan memasuki pasar kerja.