BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTRP) resmi memperkenalkan sistem cerdas PACAK BANG AI pada Selasa (7/7/2026). Inovasi ini merupakan singkatan dari Pelibatan Aktif Cegah dan Antisipasi Kebanjiran dan Genangan Artificial Intelligence.
Sistem ini bekerja dengan menganalisis setiap laporan masyarakat yang telah diverifikasi dan disurvei petugas. Hasilnya berupa rekomendasi awal penanganan yang otomatis dihasilkan oleh sistem.
Kepala DPUTRP Kabupaten Bangka Tengah, Dr. Ir. Fani Hendra Saputra, S.STP., M.H., menjelaskan bahwa PACAK BANG AI mengolah data survei menjadi skor prioritas dengan rentang nilai 0 hingga 100. Skor ini menentukan tingkat urgensi penanganan di lapangan.
“Sistem ini mengolah data hasil survei lapangan menjadi informasi yang lebih terstruktur sehingga memudahkan tim teknis menentukan prioritas penanganan berdasarkan kondisi sebenarnya,” ujar Fani dalam keterangannya.
Selain skor prioritas, sistem juga menghasilkan rekomendasi teknis awal, estimasi volume pekerjaan beserta perkiraan biaya, hingga ringkasan hasil survei yang bisa langsung dibagikan melalui WhatsApp.
Meski menggunakan kecerdasan buatan, Fani menegaskan bahwa seluruh proses penilaian tetap menggunakan parameter yang telah ditetapkan. Hasil analisis PACAK BANG AI hanya berfungsi sebagai bahan pendukung.
Keputusan akhir tetap berada di tangan para tenaga ahli di DPUTRP. Sistem ini tidak menggantikan kajian teknis yang lebih mendalam.
DPUTRP menyebut PACAK BANG AI memiliki sejumlah keunggulan. Sistem ini mampu memberikan rekomendasi secara cepat berdasarkan kondisi lapangan, mendukung efisiensi pekerjaan survei, serta menghasilkan proses yang transparan dan mudah ditelusuri. Inovasi ini juga disebut dapat direplikasi untuk berbagai layanan infrastruktur lainnya.
Bersamaan dengan peluncuran sistem, DPUTRP juga memperkenalkan Buku Panduan PACAK BANG. Buku ini memuat tata cara pelaporan banjir dan genangan, mekanisme pemantauan tindak lanjut, hingga standar operasional prosedur (SOP).
Masyarakat dapat mengunduh buku panduan melalui QR Code pada poster atau mengakses laman https://s.id/panduanpacakbang. Pelaporan banjir dan genangan dapat dilakukan secara daring melalui https://s.id/pacakbang.
Semangat yang diusung dalam inovasi ini adalah “Dari masyarakat, untuk bersama. Pacak Kite.” Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap sistem ini mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif dan akuntabel.