Pencarian

Pemkot Pangkalpinang Perkuat Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal, Kader Jadi Garda Depan Lawan AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 24 Juni 2026 • 15:10:31 WIB
Pemkot Pangkalpinang Perkuat Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal, Kader Jadi Garda Depan Lawan AIDS, TBC, dan Malaria
Posyandu di Pangkalpinang diperkuat dengan 6 Standar Pelayanan Minimal untuk layanan kesehatan yang lebih luas.

PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai mitra strategis dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang berlangsung di Balai Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Pangkalpinang, Agustu Efendi, yang hadir mewakili Wali Kota Pangkalpinang.

Posyandu Kini Tak Lagi Hanya untuk Ibu dan Anak

Dalam sambutannya, Agustu menegaskan bahwa transformasi Posyandu merupakan bagian penting dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak.

"Posyandu telah berkembang menjadi wadah pemberdayaan masyarakat dengan cakupan layanan yang lebih luas," ujar Agustu di hadapan para kader dan peserta kegiatan.

Kader Jadi Garda Terdepan Lawan Tiga Penyakit Menular

Implementasi Posyandu 6 SPM kali ini diselaraskan dengan program penanggulangan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria. Para kader Posyandu di seluruh Kota Pangkalpinang akan menjadi garda terdepan dalam deteksi dini dan edukasi kepada warga.

Pelatihan dan penyelarasan program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat kelurahan. Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan layanan ini dapat menekan angka penyebaran ketiga penyakit tersebut secara signifikan.

Apa Saja yang Berubah di Posyandu?

Dengan diterapkannya 6 Standar Pelayanan Minimal, Posyandu tidak hanya melayani penimbangan balita dan imunisasi. Cakupan layanan diperluas meliputi skrining kesehatan dasar, edukasi penyakit menular, hingga rujukan awal bagi warga yang diduga terinfeksi AIDS, TBC, atau Malaria.

Agustu menambahkan, transformasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Pangkalpinang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan terintegrasi.

Bagikan
Sumber: suarapos.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks