KOBA — Pembersihan lahan seluas lebih dari dua hektare di kawasan eks PT Koba Tin, Kecamatan Koba, sudah dimulai. Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menargetkan proses land clearing rampung dalam waktu satu minggu agar pembangunan fisik Sekolah Rakyat bisa segera berjalan.
Konstruksi Tak Perlu Menunggu Lahan Bersih Total
"Saat ini masih dalam tahap land clearing, tetapi kita harus segera melaporkannya kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar proses pembangunan bisa segera dimulai," kata Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Selasa.
Menurut Efrianda, area yang sudah selesai dibersihkan bisa langsung dibangun tanpa harus menunggu keseluruhan lahan siap. "Kalau bisa dilakukan secara parsial, area yang sudah selesai dibersihkan dapat langsung mulai dibangun," ujarnya.
Biaya Pendidikan Ditanggung Penuh Pemerintah
Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Seluruh biaya pendidikan, termasuk kebutuhan perlengkapan sekolah, ditanggung negara sehingga peserta didik bisa fokus pada proses pembelajaran.
Efrianda menjelaskan bahwa peserta didik tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga tinggal di asrama dengan pembinaan karakter dan pendidikan keagamaan.
Jenjang SD hingga SMA, Dilengkapi Guest House untuk Orang Tua
Sekolah ini direncanakan melayani jenjang pendidikan dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas. Selain ruang belajar dan asrama, kawasan sekolah juga akan dilengkapi sarana olahraga dan fasilitas pendukung lainnya, termasuk guest house bagi orang tua yang berkunjung.
Keberadaan Sekolah Rakyat di Bangka Tengah menjadi yang pertama di Pulau Bangka. Pemerintah daerah berharap sekolah ini bisa menjadi model pengembangan pendidikan berasrama di daerah tersebut.
Target: Akses Pendidikan bagi Anak Kurang Mampu Semakin Terbuka
"Kita tentu berharap percepatan persiapan lahan dapat mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat sehingga akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu semakin terbuka," kata Efrianda.
Langkah pemkab mempercepat pembersihan lahan ini menjadi sinyal keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas pusat di bidang pendidikan. Dengan sistem berasrama dan biaya gratis, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjangkau anak-anak yang selama ini terhambat akses sekolah karena keterbatasan ekonomi.