KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Janji yang diucapkan di tengah hiruk-pikuk perburuan gelar akhirnya ditepati. Mochamad Iriawan, yang akrab disapa Iwan Bule, memberangkatkan tiga pendukung setia Persib Bandung ke Tanah Suci. Program ini merupakan realisasi nazar pribadinya jika tim kesayangannya berhasil meraih trofi Super League.
Tiga Bobotoh Terbang ke Tanah Suci
Keberangkatan tiga suporter ini dikonfirmasi langsung oleh Iwan Bule. Mereka dipilih mewakili basis suporter Persib yang selama ini setia mendukung di stadion maupun luar stadion. Nazar ini diucapkan Iwan Bule saat Persib masih berjuang di papan atas klasemen.
“Ini bentuk syukur dan terima kasih saya kepada Bobotoh yang luar biasa. Mereka adalah energi bagi tim,” ujar Iwan Bule dalam pernyataannya.
Bukan Sekadar Janji Manis
Iwan Bule memang dikenal dekat dengan komunitas Bobotoh. Selama menjabat Ketua Umum PSSI, ia kerap hadir langsung di stadion saat Persib bertanding. Nazar umroh ini diucapkannya secara terbuka di hadapan para suporter pada momen tertentu musim lalu.
Tak hanya sekadar ucapan, ia memastikan biaya perjalanan ibadah ditanggung penuh. Tiga Bobotoh yang terpilih mendapatkan tiket pulang-pergi, akomodasi, serta bimbingan ibadah selama di Arab Saudi.
Persib Juara, Nazar Terbayar
Persib Bandung memastikan gelar juara Super League setelah melewati persaingan ketat. Kemenangan ini memutus puasa gelar panjang Maung Bandung. Euforia suporter pun meledak di berbagai titik di Kota Bandung.
Bagi Iwan Bule, gelar ini sekaligus menuntaskan tanggung jawab moralnya. “Alhamdulillah, nazar saya lunas. Gelar ini untuk seluruh warga Jawa Barat,” tambahnya.
Aksi Sosial di Balik Trofi
Inisiatif Iwan Bule menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Suporter klub lain pun menganggapnya sebagai contoh positif. Aksi ini membuktikan bahwa hubungan pemangku kepentingan sepak bola dengan suporter bisa melampaui sekadar transaksi pertandingan.
Ke depannya, ia berharap tradisi serupa bisa dilakukan oleh tokoh publik lainnya. “Sepak bola bukan hanya soal menang atau kalah. Tapi juga kebersamaan dan kepedulian,” pungkas Iwan Bule.