Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Kepulauan Babel, Wydia Kemala Sari, mengatakan festival tahunan ini akan menampilkan beragam kearifan lokal Suku Jerieng. Salah satu ritual adat yang akan digelar adalah Sedekah Gunung Pelangas.
Selain ritual adat, pengunjung juga bisa menikmati wisata kelekak, yaitu menunggu buah durian jatuh langsung di kebun warga. "Ada pula wisata panen duku, manggis, rambutan, dan buah-buahan lainnya, serta panen padi dan menangkap udang di sungai Desa Pelangas," ujar Wydia di Pangkalpinang, Sabtu (15/2).
Kolaborasi Pemprov dan Pemkab untuk Atraksi Budaya
Pemprov Kepulauan Babel berkolaborasi dengan Pemkab Bangka Barat untuk menyatukan tradisi Suku Jerieng dengan elemen budaya Tionghoa dan Melayu dalam satu rangkaian acara. Wydia menilai perpaduan ini akan menjadi atraksi yang sangat menarik bagi wisatawan.
"Ini akan menjadi sangat menarik, karena tradisi dan kearifan lokal warga Desa Pelangas ini akan dipadukan dengan budaya masyarakat Tionghoa dan Melayu di daerah ini," katanya.
Bukti Kerukunan Antarumat Beragama di Babel
Menurut Wydia, penyelenggaraan festival ini bukan sekadar agenda pariwisata, tetapi juga menjadi bukti nyata kerukunan antarumat beragama, suku, dan ras di Kepulauan Bangka Belitung. Masyarakat di desa setempat dinilai masih memegang teguh adat dan kearifan lokal yang dikenal dengan Adat Jerieng.
"Masyarakat di Kepulauan Babel khususnya Desa Pelangas masih memegang teguh adat budaya dan kearifan lokal yang dikenal dengan Adat Jerieng. Ini modal utama bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata di daerah ini," ujarnya.
Festival Tahunan untuk Melestarikan Tradisi Lokal
Festival Suku Jerieng telah menjadi agenda tahunan pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan tradisi dan budaya warga Desa Pelangas yang berada di Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat.
Wydia menambahkan, festival edisi 2026 ini akan dijadikan sebagai satu kesatuan event wisata budaya yang unik. "Pada Festival Suku Jerieng tahun ini akan dijadikan sebagai satu kesatuan event wisata budaya yang unik dan menarik bagi wisatawan," pungkasnya.