PANGKALPINANG — Penambahan pasokan beras sebanyak 24,1 ton dari Sumatera Selatan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Kepulauan Bangka Belitung. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Babel, Subekti Saputra, mengungkapkan bahwa total stok beras di gudang distributor kini mencapai 4.161,1 ton.
Ketersediaan yang mencukupi berdampak langsung pada harga eceran yang masih stabil. Subekti menjelaskan, harga beras medium merek cap sendok masih bertahan di Rp14.400 per kilogram di pasar tradisional dan modern Kota Pangkalpinang.
Sementara itu, beras premium merek RM dibanderol Rp15.700 per kilogram, dan beras SPHP Bulog dijual dengan harga Rp12.600 per kilogram. "Alhamdulillah, hingga saat ini stok dan harga beras masih aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya di Pangkalpinang, Rabu.
Pemerintah daerah masih mengandalkan pasokan beras dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan warga. Produksi beras petani lokal saat ini baru mencapai sekitar 85 persen dari total kebutuhan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung.
Stok beras yang ada tersebar di 17 gudang distributor dan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur. Subekti menambahkan, permintaan masyarakat selama liburan sekolah masih dalam kondisi normal.