Pemda Belitung dan Beltim Titipkan Harapan pada RIPPM PT Timah: Kesehatan, UMKM, hingga Pariwisata Jadi Prioritas

Penulis: Jonatan Nasution  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 18:43:31 WIB
FGD RIPPM PT Timah di Belitung fokus sinergikan program pemberdayaan dengan kebutuhan daerah.

PANGKALPINANG — PT Timah (Persero) Tbk menggelar Forum Group Discussion (FGD) Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Pulau Belitung pada 1-2 Juli 2026. Forum ini menjadi ruang dialog bagi pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi pembangunan yang bisa disinergikan dengan program perusahaan.

Apa yang Diminta Pemda dari Program Pemberdayaan PT Timah?

Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur, Erna Kunondo, menekankan bahwa kolaborasi dengan PT Timah sangat krusial di tengah keterbatasan anggaran daerah. Ia berharap program pemberdayaan yang disusun nantinya benar-benar terintegrasi dengan kebutuhan daerah.

"Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sehingga aspirasi daerah dapat terserap. Dengan adanya kolaborasi bersama PT Timah, diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Belitung Timur," ujar Erna dalam keterangan resmi yang diterima di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menyoroti tiga sektor utama yang perlu mendapat perhatian: kesehatan, pendidikan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan terhadap akses layanan BPJS Kesehatan bagi warga juga disebut sebagai kebutuhan mendesak.

Desa Minta Program Tak Sekadar Bantuan Sesaat

Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, mengingatkan agar program pemberdayaan tidak bersifat bantuan konsumtif sesaat. Menurutnya, program yang berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.

"Kami berharap program yang dijalankan dapat benar-benar memberdayakan masyarakat sehingga mereka memiliki penghasilan yang berkelanjutan," katanya.

Marzuki menambahkan, sektor pariwisata tetap menjadi prioritas pembangunan Belitung. Karena itu, penguatan UMKM, pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan untuk mendukung pertumbuhan sektor tersebut.

Manfaat Langsung yang Sudah Dirasakan Warga Desa

Ketua APDESI Kabupaten Belitung Timur yang juga Kepala Desa Mekar Jaya, Samsudin, menilai program PT Timah selama ini telah memberikan manfaat langsung. Ia menyebut sektor kesehatan, peningkatan gizi, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi menjadi program yang sangat dibutuhkan, terutama saat daya beli masyarakat menurun.

"Program-program PT Timah banyak yang langsung dirasakan masyarakat. Kami berharap hasil FGD ini segera ditindaklanjuti sehingga dapat membantu menggerakkan kembali perekonomian masyarakat desa," ujarnya.

Samsudin mendorong penguatan UMKM, dukungan permodalan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta penanganan stunting melalui program pemberdayaan ke depan.

Harapan Baru: BUMDes dan Desa Wisata

Kepala Desa Lassar, Kecamatan Membalong, Triska Arafat, menyebut warganya telah merasakan manfaat program penanaman mangrove dan bantuan hewan kurban dari PT Timah. Ke depan, ia berharap sinergi diperluas ke pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Kami berharap PT Timah dapat terus mendukung pengembangan ekonomi desa melalui program-program pemberdayaan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

Sebelumnya, PT Timah juga telah menggelar pembahasan RIPPM di Pulau Bangka yang mencakup empat kabupaten: Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka Barat, dan Bangka. Langkah ini diharapkan memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top