Prabowo Instruksikan Tindakan Hukum Tegas atas Gugurnya Tiga Polisi di Penggerebekan Narkoba Katingan

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 19:49:01 WIB
Presiden Prabowo memberikan instruksi tindakan hukum tegas atas gugurnya tiga polisi di Katingan.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Serangan terhadap petugas terjadi sekitar pukul 02.00 WITA saat tim Satresnarkoba Polres Katingan mendatangi rumah residivis berinisial BIO di Kecamatan Katingan Tengah. Berdasarkan laporan polisi, terduga pelaku dan keluarganya melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam dan senjata api rakitan. Meski tim telah melepaskan tembakan peringatan, massa terus menyerang sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan terukur.

Kronologi Evakuasi dan Jumlah Korban

Dalam proses penangkapan yang berlangsung ricuh, sembilan personel berhasil dievakuasi ke tempat aman. Namun tiga anggota lainnya tak tertolong. Kepolisian menyebut massa menyerang menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, dan benda-benda berbahaya lainnya. Tim dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah dikerahkan untuk menjemput personel yang terjebak.

Ketiga korban telah dinaikkan pangkatnya secara anumerta. Ipda Sumariyanto sebelumnya menyandang pangkat Aiptu, Aiptu Yudhie Perdana Putra sebelumnya Aipda, dan Briptu Nopandri Ramadhana sebelumnya Bripda. Jenazah mereka diterbangkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan.

Instruksi Presiden: Berantas Narkoba Sampai ke Akar

Prabowo menyampaikan belasungkawa secara langsung saat peluncuran program biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Karawang, Kamis (9/7/2026). "Saya juga menyampaikan bela sungkawa kepada kepolisian yang anggotanya gugur karena mengadakan pembersihan di sebuah kampung di Kalimantan," ujarnya.

Presiden menegaskan pemerintah tidak akan mundur dari pemberantasan narkotika meski menghadapi perlawanan bersenjata. Ia mengaitkan insiden ini dengan komitmen memberantas korupsi, penyelundupan, dan judi daring. "Kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judol," kata Prabowo.

Desa Tumbang Kalemei dan Jaringan Sabu yang Diusut

Penggerebekan berawal dari laporan warga tentang peredaran sabu di desa terpencil tersebut. Hasil penyelidikan mengarah ke BIO, seorang residivis kasus narkotika yang sudah beberapa kali keluar-masuk penjara. Tim Satresnarkoba bergerak pada Rabu (1/7) malam dan tiba di lokasi pada Kamis dini hari.

Kapolres Katingan menyebutkan bahwa perlawanan warga diduga karena ikatan keluarga dengan terduga pelaku. Situasi semakin tidak terkendali ketika warga sekitar ikut menyerang petugas. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu pelaku utama dan sejumlah warga yang terlibat penyerangan.

Prabowo dalam pernyataannya menekankan bahwa pemberantasan narkoba adalah prioritas nasional. Ia mengklaim angka judi daring sudah menurun drastis dalam setahun terakhir dan optimistis upaya serupa akan berhasil untuk narkotika. "Saya dapat laporan, judol dalam satu tahun sangat menurun," katanya.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top