Mercedes-AMG CLA45 EV Resmi Meluncur: 671 HP, Tiga Motor Listrik, dan Simulasi Transmisi Bakar

Penulis: Ricki Manurung  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 16:34:01 WIB
Mercedes-AMG CLA45 EV meluncur dengan tenaga 671 hp dan tiga motor listrik.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — AMG resmi meluncurkan CLA45 EV sebagai penerus semangat sedan kompak bertenaga gila ke era elektrifikasi. Di ajang Goodwood Festival of Speed, pabrikan asal Jerman itu memamerkan mobil yang mengusung tiga motor listrik tipe axial-flux — dua di poros belakang dan satu di depan. Konfigurasi ini menghasilkan tenaga puncak 671 hp, jauh melampaui 416 hp mesin empat silinder generasi sebelumnya.

Dengan tenaga sebesar itu, CLA45 EV mencatat akselerasi 0-100 km/jam dalam 2,7 detik. Sebagai perbandingan, Tesla Model 3 Performance membutuhkan 3,1 detik untuk angka yang sama. Kecepatan maksimal mencapai 270 km/jam dengan paket AMG Dynamic Plus, atau 250 km/jam tanpa paket tersebut. Sistem penggerak semua roda condong ke belakang dengan torque vectoring instan antar motor belakang, sementara motor depan 360 hp bisa dilepas (disconnect) demi efisiensi.

Simulasi Mesin Bakar: Suara, Getaran, dan Perpindahan Gigi Palsu

Sama seperti AMG GT 4-Door listrik, CLA45 EV dibekali fitur AMG FORCE S+ yang mensimulasikan pengalaman mengendarai mesin bensin. Mode ini memutar rekaman suara AMG empat silinder dari A45 S yang direkam menggunakan 13 mikrofon dan 1.600 file audio. Suara knalpot letupan-letupan (pops and bangs) ikut disertakan, lengkap dengan getaran di jok bucket depan dan perpindahan gigi simulasi yang menginterupsi tenaga.

Semua efek ini hanya aktif di mode AMG FORCE S+. Di mode lain termasuk Race, simulasi tersebut dimatikan total. Sistem ini mirip dengan yang pertama kali dipopulerkan Hyundai Ioniq 5 N, lalu diadopsi Porsche Taycan dan Lexus RZ. Untuk pengereman, mobil mengandalkan regenerasi sebagai prioritas utama — bahkan saat ABS aktif — dengan cakram 390 mm dan kaliper enam piston di depan sebagai cadangan untuk darurat atau lintasan.

Bodi Agresif dengan Active Aero dan Sayap Aktif

Secara eksterior, CLA45 EV tampil lebih garang dari CLA standar. Gril Panamericana menyala, bumper depan lebih agresif, power domes di kap mesin, dan light bar opsional di bagian depan. Tersedia pelek 19 inci standar atau opsional 20 inci forged. Yang menarik, model Shooting Brake (wagon) juga ikut dirilis di pasar global dengan kelengkapan serupa.

Mobil ini dilengkapi active rear spoiler yang menyesuaikan kecepatan dan mode berkendara — fitur yang biasanya hanya ada di supercar. Active grille shutters membuka dan menutup untuk keseimbangan aerodinamika dan pendinginan. Suspensi adaptif AMG bisa beralih antara nyaman dan sporty sesuai kebutuhan.

Baterai 94 kWh, Fast Charging 330 kW, dan Jangkauan 416 Km

CLA45 EV dibekali baterai lithium-ion 94 kWh dengan arsitektur 800 volt. Pengisian cepat menerima daya hingga 330 kW, dengan klaim waktu 10-80 persen hanya 22 menit. Cukup 10 menit pengisian untuk menambah jarak tempuh sekitar 274 km. Dalam siklus WLTP, sedan ini mencapai 416 km, sedangkan versi Shooting Brake 398 km. Sebagai catatan, CLA350 non-AMG dengan dua motor bisa menempuh 479 km.

Mercedes memastikan CLA45 EV tidak akan dijual di Amerika Serikat. Harapannya, powertrain tiga motor ini bisa hadir di GLA generasi ketiga yang akan datang. Belum ada informasi mengenai kemungkinan masuk ke pasar Asia, termasuk Indonesia.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: jalopnik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top