Polres Bangka Selatan Kerahkan 270 Personel Amankan Pilkades Serentak di 7 Desa, 23 Calon Kepala Desa Bertarung

Penulis: Ricki Manurung  •  Senin, 13 Juli 2026 | 17:26:01 WIB
Polres Bangka Selatan mengerahkan 270 personel gabungan untuk mengamankan Pilkades serentak di tujuh desa.

TOBOALI — Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto menyatakan, seluruh personel yang dikerahkan akan bersinergi dengan TNI, Satpol PP, serta Linmas. Pengamanan ketat diterapkan tidak hanya di TPS, tetapi juga di sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan.

23 Calon Kepala Desa Bertarung di 7 Desa

Pilkades serentak tahun ini diikuti oleh 23 calon kepala desa. Tujuh desa yang menggelar pemilihan meliputi Desa Jeriji di Kecamatan Toboali, Desa Delas di Kecamatan Airgegas, dan Desa Paku di Kecamatan Payung. Selain itu, pemungutan suara juga berlangsung di Desa Simpang Rimba, Desa Bangka Kota di Kecamatan Simpang Rimba, Desa Tiram di Kecamatan Tukak Sadai, serta Desa Celagen di Kecamatan Kepulauan Pongok.

Imbauan Kapolres: Jaga Kondusivitas, Hindari Hoaks

Dalam keterangannya di Toboali, Senin, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga di tujuh desa penyelenggara, untuk menjaga ketertiban hingga proses penghitungan suara selesai. Ia secara spesifik memperingatkan para calon kepala desa untuk tidak menyebarkan hoaks atau narasi menyesatkan yang bisa memicu kericuhan.

"Pilkades ini hanya sementara. Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas di Bangka Selatan. Untuk calon kepala desa, tolong kendalikan pendukungnya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujar AKBP Agus Arif Wijayanto.

Personel Dilarang Terlibat Politik Praktis

Kapolres juga memberikan instruksi tegas kepada jajarannya. Seluruh personel yang bertugas di lapangan diminta fokus pada pengamanan dan dilarang keras terlibat dalam praktik politik praktis. Langkah ini untuk menjaga netralitas aparat keamanan selama proses demokrasi tingkat desa berlangsung.

Pengamanan gabungan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga yang hendak menggunakan hak pilihnya. Polres Bangka Selatan mencatat, koordinasi dengan TNI dan Satpol PP telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya untuk memetakan titik-titik rawan konflik.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top