KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Acara preview tertutup digelar di H Club, SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (25/7/2026). Dalam kesempatan itu, logo "O" dan siluet mobil yang identik dengan Omoda O4 dipamerkan. Pabrikan belum membeberkan spesifikasi teknis, tapi janji-janji soal inovasi sudah dilontarkan.
"Pesan yang sangat melekat terhadap O ini adalah cross coming from future, O ini adalah sebuah kendaraan yang mengusung young people, young heart," ujar Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia. Menurutnya, bahasa desain sangat stylish, mechanical, dan robotik — seolah dari masa depan.
Ilham juga menyinggung inovasi yang bakal ditawarkan, meski enggan merinci. "Di balik itu semua ada inovasi yang kita tawarkan dari mobil O ini," katanya. Ia menegaskan peluncuran 27 Juli bukan sekadar seremoni "membangunkan kembali" brand, melainkan menghadirkan pengalaman yang memadukan AI dan teknologi pada mobil.
Dalam teaser yang ditampilkan, bentuk mobil mengarah ke Omoda O4—SUV listrik yang sudah debut di China pada Oktober 2025. Foto-foto yang beredar menunjukkan unit Omoda O4 tengah diturunkan dari truk towing, serta terparkir di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Indonesia.
Omoda O4 sendiri baru menjalani debut internasional di Beijing Auto Show April 2026. CEO Omoda & Jaecoo International Shawn Xu saat itu sudah memberi sinyal bahwa SUV listrik ini bakal hadir di Indonesia. Kini, sinyal tersebut makin nyata.
Publik masih menanti apakah "O Reawake" akan meluncurkan Omoda O4 secara resmi, atau justru varian baru yang belum pernah diperkenalkan. Jawaban pasti baru akan terungkap pada 27 Juli mendatang. Yang jelas, peta persaingan mobil listrik di Indonesia bakal semakin ramai dengan kehadiran merek anyar asal China ini.