PANGKALPINANG — Sebanyak puluhan putra-putri terbaik dari berbagai SMA dan SMK negeri maupun swasta di Kota Pangkalpinang resmi memulai rangkaian pemusatan diklat sebagai calon anggota Paskibraka. Mereka adalah hasil seleksi ketat yang telah melalui proses panjang di sekolah masing-masing sebelum akhirnya dikukuhkan dalam pembukaan Senin lalu.
Prof. Udin menyampaikan bahwa lolos sebagai calon Paskibraka merupakan kebanggaan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan tanggung jawab penuh. Ia menekankan, pemusatan diklat dirancang untuk membentuk generasi muda yang bermental tangguh dan berakhlak baik.
"Mereka adalah anak-anak yang terpilih dan telah melalui proses seleksi dari sekolah-sekolahnya. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya," ujarnya saat membuka kegiatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menjelaskan bahwa para peserta tidak hanya akan menjalani latihan fisik, tetapi juga diberikan materi wawasan kebangsaan, pelatihan kedisiplinan, serta berbagai program yang memperkuat karakter. Menurutnya, bekal ini akan menjadi modal penting bagi peserta untuk menghadapi tantangan di masa depan dan menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
"Melalui pendidikan dan pelatihan ini, mereka tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga diberikan wawasan kebangsaan, pelatihan kedisiplinan, serta berbagai materi yang akan memperkuat karakter mereka," kata Prof. Udin.
Pemusatan diklat ini merupakan tahapan krusial dalam mempersiapkan anggota Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Pangkalpinang, 17 Agustus 2026. Pembukaan diklat turut dihadiri Wakil Wali Kota Cece Dessy, Penjabat Sekretaris Daerah Budianto, serta jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Prof. Udin berharap seluruh rangkaian pembinaan mampu melahirkan pemuda-pemudi yang tidak hanya cakap secara fisik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. "Kami berharap pendidikan dan pelatihan ini tidak hanya menambah wawasan dan pengetahuan mereka, tetapi juga membentuk karakter, mental, serta jiwa kepemimpinan yang akan menjadi modal berharga bagi masa depan mereka," tutupnya.