DLH Belitung Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pantai Batu Bedil, Libatkan PT Timah hingga KKN UGM

Penulis: Alfian Batubara  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 05:55:31 WIB
bibit mangrove ditanam serentak di pesisir Pantai Batu Bedil, Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, pada Minggu lalu.

TANJUNGPANDAN — Sebanyak 1.000 bibit mangrove ditanam serentak di pesisir Pantai Batu Bedil, Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, pada Minggu lalu. Kegiatan ini menjadi puncak peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

"Kegiatan penanaman 1.000 mangrove ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan ekosistem pesisir bersamaan Hari Mangrove Sedunia 2026," kata Sekretaris DLH Belitung, Hari Sandi, di Tanjungpandan.

Penanaman tidak dilakukan sendiri. DLH menggandeng belasan pihak, antara lain PT Timah Tbk, PT Pratama Unggul Sejahtera, PLN Batam, PLTU Suge, PT Pertamina Patra Niaga (Elnusa Petrofin), PT Foresta Lestari Dwi Karya, PT Bina Agro Tani, PT Rebinmas Jaya, serta Pemerintah Desa Sungai Padang dan Kelompok HKm Batu Bedil. Tim KKN UGM juga turun langsung ke lokasi.

Dua Rangkaian Acara: Kemah Estuari dan Penanaman Serentak

Menurut Hari Sandi, peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 di Belitung dibagi dalam dua kegiatan utama. Pertama, Kemah Estuari yang melibatkan 40 siswa dan guru pendamping. Kedua, penanaman mangrove serentak di Pantai Batu Bedil.

Kegiatan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 10 Tahun 2026. Tujuannya meningkatkan partisipasi masyarakat, mendorong kolaborasi lintas sektor, dan memperkuat komitmen Indonesia dalam forum global.

Harapan untuk Ekosistem Pesisir

Hari Sandi berharap momentum ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mangrove. "Karena mangrove memiliki peran penting bagi keberlanjutan wilayah pesisir," ujarnya.

Pantai Batu Bedil sendiri merupakan kawasan yang selama ini rawan abrasi. Kehadiran 1.000 bibit mangrove diharapkan mampu menahan gelombang dan menjadi habitat biota laut. Desa Sungai Padang juga telah memiliki kelompok hutan kemasyarakatan (HKm) yang merawat kawasan serupa.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top