Harga Solar Shell di Indonesia Naik Jadi Rp 21.910 per Liter Agustus 2026, Pertamina Dex Justru Stabil

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:44:31 WIB
Harga solar Shell V-Power Diesel naik Rp 570 per liter menjadi Rp 21.910 di Agustus 2026, sementara harga Pertamina Dex tetap stabil di Rp 21.150 per liter.

JAKARTA — Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di SPBU Shell kembali berubah. Melalui laman resminya yang diakses Sabtu, Shell Indonesia mengumumkan harga Shell V-Power Diesel naik Rp 570 per liter dari posisi Juli 2026.

Dengan penyesuaian ini, konsumen yang sebelumnya membayar Rp 21.340 per liter kini harus merogoh kocek lebih dalam. Produk tersebut tersedia di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Lonjakan Harga Solar Shell Sepanjang 2026

Perubahan harga terbaru ini hanyalah satu babak dari gejolak harga solar Shell sepanjang tahun ini. Data yang dihimpun menunjukkan harga sempat menyentuh titik terendah di angka Rp 14.620 per liter pada 1 Maret 2026.

Namun, eskalasi konflik geopolitik membuat harga meroket drastis. Pada Mei 2026, harga sempat melonjak hampir dua kali lipat menjadi Rp 30.890 per liter sebelum akhirnya berangsur turun ke Rp 24.490 per liter pada Juni lalu.

Fluktuasi ini disebut manajemen Shell selaras dengan pergerakan harga minyak dunia yang dipengaruhi perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.

Harga Pertamina Lebih Murah dan Stabil

Di tengah gejolak harga Shell, PT Pertamina (Persero) justru memilih untuk tidak mengubah harga solar nonsubsidi. Di Jabodetabek, harga Dexlite (CN 51) tetap stabil di level Rp 19.700 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) di level Rp 21.150 per liter.

Artinya, selisih harga antara Shell V-Power Diesel dan Pertamina Dex mencapai Rp 760 per liter. Perbedaan ini bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna kendaraan diesel di wilayah operasi Shell.

Harga Pertamax Series Justru Turun

Berbeda dengan produk solar, Pertamina justru memangkas harga BBM nonsubsidi jenis bensin. Harga Pertamax mengalami penurunan dari Rp 16.250 per liter pada Juli 2026 menjadi Rp 15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026.

Penurunan juga terjadi pada Pertamax Green yang turun dari Rp 17.000 per liter menjadi Rp 16.600 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo dipangkas dari Rp 19.300 per liter menjadi Rp 18.300 per liter.

Untuk BBM penugasan dan subsidi, pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga. Pertalite tetap dijual Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter.

Produk Shell Super dan V-Power Kini Tak Tersedia

Perlu diketahui, sejak awal tahun 2026, Shell Indonesia tidak lagi menjual BBM jenis Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+. Konsumen hanya dapat mengakses Shell V-Power Diesel di SPBU yang tersebar di empat provinsi tersebut.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top