Bangka Tengah Resmi Jadi Lokasi Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, Berlokasi di Desa Namang

Penulis: Jonatan Nasution  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 21:58:32 WIB
Penandatanganan perjanjian hibah lahan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Desa Namang, Bangka Tengah, dilakukan di Tangerang, Kamis (30/7/2026).

BANGKA TENGAH — Kabupaten Bangka Tengah resmi masuk dalam daftar 20 daerah yang akan memulai pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada tahun ini. Kepastian tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian hibah lahan antara Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Suharti, Kamis (30/7/2026) lalu di Hotel Episode, Gading Serpong, Tangerang.

Berbeda dengan sekolah negeri pada umumnya, SNT mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu sistem pendidikan berkelanjutan. Peserta didik tidak perlu pindah sekolah saat naik kelas dari tingkat menengah pertama ke tingkat atas.

Kurikulum Deep Learning STEAMS dan Target Nasional 2026

Kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional berbasis pendekatan Deep Learning STEAMS. Program ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang pendidikan.

Sekjen Kemendikdasmen Suharti menyampaikan, pada 2026 pemerintah menargetkan pembangunan SNT di 37 kabupaten/kota di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 17 daerah telah memulai pembangunan dan menerima peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027.

Adapun 20 daerah lainnya, termasuk Bangka Tengah, baru akan memulai pembangunan tahun ini. Penerimaan siswa untuk gelombang kedua ini direncanakan berlangsung pada tahun ajaran berikutnya.

Mengapa Kehadiran SNT Penting bagi Pelajar di Bangka Tengah?

Kehadiran sekolah terintegrasi ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di daerah. Para pelajar memperoleh kesempatan setara untuk belajar dan mengembangkan potensi tanpa harus meninggalkan daerah asalnya.

Suharti menegaskan bahwa pembangunan SNT bertujuan menghadirkan layanan pendidikan bermutu secara merata di berbagai daerah. Dengan begitu, masa depan yang lebih baik dapat diraih pelajar tanpa merantau jauh ke kota besar.

Penetapan Desa Namang sebagai lokasi pembangunan menjadikan kawasan tersebut pusat perhatian baru di bidang pendidikan. Masyarakat sekitar kini menantikan realisasi pembangunan fisik sekolah yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: faktaberita.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top