Notchify Hadirkan Fitur ala Dynamic Island di Windows 11, Bisa Tampilkan Notifikasi hingga Cuaca

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 01:11:31 WIB
Aplikasi Notchify menghadirkan fitur ala Dynamic Island untuk menampilkan notifikasi hingga cuaca di layar Windows 11.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Jakarta - Tren desain "poni" atau notch yang identik dengan produk Apple kini bisa dinikmati pengguna Windows 11 lewat aplikasi pihak ketiga bernama Notchify. Aplikasi buatan developer independen ini meniru konsep Dynamic Island milik Apple, tetapi dengan fungsi yang lebih fleksibel dan harga yang jauh lebih murah.

Berbeda dengan Dynamic Island di iPhone yang hanya berfungsi sebagai kamuflase hardware, Notchify mengubah area atas layar PC menjadi hub informasi serbaguna. Pengguna bisa melihat notifikasi, kontrol pemutar musik, status baterai, hingga ramalan cuaca tanpa harus berpindah jendela.

Fungsi dan Kustomisasi

Notchify menawarkan dua mode tampilan: Island yang terpisah dari tepi layar dan Notch yang menyatu dengan bingkai monitor. Pengguna juga bisa memilih monitor mana yang akan digunakan jika memakai setup multi-display.

Bagian menariknya ada di menu Widgets. Tersedia widget kecil seperti indikator mikrofon, jam, dan status baterai, atau widget berukuran besar seperti kalender, cuaca, dan visualizer musik. Saat kursor diarahkan ke area notch, panel akan melebar menampilkan informasi yang sudah dipilih.

Menu Appearance memungkinkan penyesuaian tema, efek blur, dan perilaku popup saat volume atau kecerahan layar diubah. Animasi yang dihasilkan memang masih sedikit kasar, tapi secara keseluruhan aplikasi ini terasa modern dan cukup mulus untuk proyek indie.

Solusi untuk Pengguna Monitor Besar

Daniel Rubino, editor yang mengulas aplikasi ini di Windows Central, mengaku awalnya skeptis dengan konsep notch di PC. Namun setelah mencoba, ia menemukan Notchify justru menyelesaikan masalah nyata yang ia hadapi dengan monitor 52 inci.

Dengan layar selebar itu, mata harus bergerak jauh untuk mencari notifikasi atau melihat jam. Notchify memusatkan semua informasi penting di satu titik, sehingga tidak perlu lagi melirik ke sudut layar. Ini menghemat waktu dan membuat alur kerja lebih efisien.

Performa dan Peran Komunitas

Salah satu cerita menarik di balik aplikasi ini adalah keterlibatan komunitas dalam proses pengembangannya. Seorang pengguna Reddit dengan nama GuppyFarmer membuat analisis detail soal konsumsi CPU Notchify yang dinilai lebih tinggi dari seharusnya.

Alih-alih mengabaikan kritik, developer Notchify justru merespons langsung dan menggunakan data tersebut untuk memperbaiki performa aplikasi. Hasilnya, aplikasi kini berjalan lebih ringan dan efisien.

"Feedback yang konstruktif membantu proyek ini berkembang. Terlalu sering kritik di internet berubah menjadi negativitas, tapi di sini berubah menjadi kemajuan," tulis Rubino.

Kekurangan yang Perlu Diketahui

Keterbatasan utama Notchify adalah sistem operasi Windows 11 yang tidak dirancang untuk "membungkus" aplikasi di sekitar area notch. Saat aplikasi lain berjalan dalam mode layar penuh, seperti browser, sebagian fitur Notchify bisa tertutup dan tidak bisa diakses.

Posisi notch juga tidak bisa dipindahkan dari bagian atas layar. Ini cukup mengejutkan mengingat aplikasi lain sejenis biasanya menawarkan fleksibilitas posisi.

Harga dan Kesimpulan

Setelah masa uji coba gratis berakhir, pengguna harus membayar US$1,99 (sekitar Rp33 ribu) untuk terus memakai Notchify. Harga ini terbilang wajar karena tidak ada langganan bulanan, tidak ada iklan, dan aplikasi terus diperbarui berdasarkan masukan pengguna.

Notchify bukan aplikasi yang akan mengubah cara kerja fundamental PC, tapi ia membuktikan bahwa ide bagus tidak selalu datang dari perusahaan besar. Dengan harga kurang dari Rp50 ribu, aplikasi ini layak dicoba bagi pengguna Windows 11 yang ingin merapikan notifikasi dan informasi penting dalam satu tempat. Bagi yang penasaran, versi uji coba gratis tersedia di Microsoft Store.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: windowscentral.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top