Pencarian

CKG Anak Sekolah di Bangka Lampaui Target, 33.511 Pelajar Sudah Periksa Kesehatan Gratis hingga Awal Agustus 2026

Jumat, 07 Agustus 2026 • 21:17:01 WIB
CKG Anak Sekolah di Bangka Lampaui Target, 33.511 Pelajar Sudah Periksa Kesehatan Gratis hingga Awal Agustus 2026
Sebanyak 33.511 pelajar di Kabupaten Bangka telah menerima layanan Cek Kesehatan Gratis hingga 5 Agustus 2026, melampaui target 28.724 anak.

SUNGAILIAT — Layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berjalan melampaui ekspektasi. Data Dinas Kesehatan setempat mencatat 33.511 anak sekolah telah menerima layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sampai dengan 5 Agustus 2026, melampaui target yang ditetapkan sebanyak 28.724 anak.

Capaian tersebut setara dengan 116,67 persen dari target, sebuah angka yang menunjukkan antusiasme tinggi di lingkungan sekolah. Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Anggia Murni, mengungkapkan keberhasilan ini dipengaruhi oleh kesadaran siswa yang ingin memeriksakan kesehatannya.

Sebaran Penerima Manfaat di Delapan Kecamatan

Layanan CKG menyasar pelajar di delapan kecamatan di Kabupaten Bangka. Kecamatan Sungailiat mencatatkan jumlah penerima manfaat terbanyak dengan 7.301 anak, disusul Kecamatan Belinyu dengan 6.469 anak, dan Kecamatan Mendo Barat dengan 4.414 anak.

Adapun rincian penerima manfaat lainnya tersebar di Kecamatan Puding Besar sebanyak 4.226 anak, Kecamatan Pemali 4.053 anak, Kecamatan Riau Silip 3.017 anak, Kecamatan Merawang 2.269 anak, serta Kecamatan Bakam 1.762 anak.

Deteksi Dini dan Rujukan ke Puskesmas

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka memastikan layanan ini tidak berhenti pada pemeriksaan awal. Jika tim kesehatan menemukan pelajar dengan kondisi tidak sehat, mereka akan dianjurkan untuk segera dibawa ke puskesmas terdekat guna mendapatkan penanganan lanjutan.

"Untuk memastikan layanan CKG merata di lingkungan sekolah, kami masih terus melayani CKG untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan siswa," ujar Anggia Murni di Sungailiat, Jumat.

Program CKG ini diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, langkah ini juga menjadi upaya deteksi dini faktor risiko atau penyakit sejak awal agar bisa segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks