BELITUNG — Antusiasme warga terlihat sejak layanan kesehatan gratis yang dihadirkan PT TIMAH (Persero) Tbk dibuka di Desa Air Rayak. Mereka datang silih berganti untuk memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus mendapatkan obat sesuai keluhan tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Kegiatan yang berlangsung di tengah permukiman warga ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Pasalnya, tidak semua warga memiliki akses mudah ke fasilitas kesehatan, apalagi jika harus mengeluarkan biaya transportasi dan administrasi untuk sekadar berobat.
Salah seorang warga, Evi Sulastri, mengaku terbantu dengan adanya layanan ini. Menurutnya, fasilitas pemeriksaan dan pengobatan gratis sangat dibutuhkan, terutama bagi warga yang terkendala biaya ketika harus berobat ke puskesmas atau klinik.
"Baguslah ada obat dan ada pemeriksaan. Butuh banget hal seperti ini karena kesehatan penting. Kalau mau berobat harus keluar uang, dan ini gratis jadi sangat membantu masyarakat," ujar Evi.
Evi menilai kegiatan ini memberikan manfaat ganda. Selain mengobati keluhan yang diderita, warga juga bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Ia berharap PT TIMAH bisa menjadwalkan kegiatan serupa secara rutin, misalnya setiap bulan.
"Harapannya setiap bulan diadakan dan menjadi agenda rutin. Antusias sekali ada pengobatan, apalagi saya ada keluhan. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan bisa deteksi dini," katanya.
Lebih jauh, Evi juga berharap cakupan pemeriksaan kesehatan dapat diperluas. Ia mencontohkan penambahan layanan pemeriksaan darah lengkap agar masyarakat mendapatkan gambaran kesehatan yang lebih menyeluruh, tidak hanya pemeriksaan fisik dan obat-obatan dasar.
Kehadiran layanan kesehatan gratis di tengah permukiman warga Air Rayak merupakan salah satu bentuk upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Bagi sebagian warga, layanan semacam ini dinilai efektif karena menghilangkan hambatan biaya untuk memperoleh pemeriksaan dan pengobatan.
Evi mengapresiasi perhatian yang diberikan PT TIMAH kepada warga Desa Air Rayak. Ia berharap inisiatif serupa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa di Kabupaten Belitung.