PANGKALPINANG — Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menerima laporan orang hilang pada Rabu (26/8/2026) pukul 16.51 WIB dari Awi, keluarga korban. Tim Rescue langsung diberangkatkan sekitar 20 menit kemudian menuju Pantai Lubuk Besar untuk memulai operasi pencarian.
Sidi berangkat melaut dari Pelabuhan Lubuk Komplek menuju fishing ground pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB. Nelayan tersebut memiliki kebiasaan pulang ke daratan paling lambat pukul 04.00 WIB dini hari.
Setelah menunggu hingga pagi dan korban tak kunjung tiba, keluarga bersama sejumlah nelayan setempat memutuskan melakukan pencarian secara mandiri. Upaya tersebut berlangsung hingga pukul 15.45 WIB, namun belum membuahkan hasil.
Kegagalan pencarian mandiri inilah yang kemudian mendorong keluarga melapor ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang. Enam personel tim rescue dikerahkan dan langsung menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian di perairan tersebut.
Operasi pencarian di Perairan Lubuk Besar melibatkan koordinasi antara tim SAR, keluarga korban, dan nelayan setempat yang mengetahui medan tempat Sidi biasa mencari ikan. Pencarian difokuskan di sekitar fishing ground yang menjadi tujuan korban melaut.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di perairan sekitar Lubuk Besar. Belum ada keterangan resmi dari pihak Basarnas Pangkalpinang mengenai perkembangan terbaru pencarian atau dugaan penyebab hilangnya korban.
Masyarakat pesisir di Bangka Tengah yang memiliki informasi terkait keberadaan Sidi diminta segera melapor ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang atau aparat desa setempat untuk mempercepat proses pencarian.