Seorang warga Pangkalpinang, Gayatry, akhirnya memiliki sambungan listrik mandiri setelah sebelumnya menumpang dari tetangga. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kepulauan Bangka Belitung memberikan bantuan penyambungan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD) bagi warga membutuhkan.
PANGKALPINANG — Gayatry tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Selama ini, untuk sekadar menyalakan lampu di rumah, ia harus bergantung pada sambungan listrik tetangga. Kini, melalui program Light Up The Dream (LUTD) dari PT PLN (Persero), ia memiliki KWH meter sendiri.
"Bantuan ini sangat berarti karena kami sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan listrik masih menumpang dari tetangga. Dengan program ini, saya mempunyai KWH sendiri sehingga keluarga dapat menikmati akses listrik dengan lebih nyaman untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari di rumah," ungkapnya.
Program LUTD sendiri merupakan wujud kepedulian insan PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya. Dana yang terkumpul kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan penyambungan listrik gratis bagi masyarakat prasejahtera.
General Manager PLN UIW Babel, Ira Savitri, menegaskan bahwa inisiatif ini diharapkan mampu membuka peluang bagi keluarga penerima manfaat untuk lebih produktif. Kehadiran listrik mandiri disebutnya tak hanya menghadirkan terang, tetapi juga kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Melalui program LUTD, insan PLN menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini tidak hanya menghadirkan terang di rumah, tetapi juga membuka kesempatan bagi keluarga penerima manfaat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan mewujudkan berbagai impian di masa depan," katanya di Pangkalpinang, Selasa.
Bagi keluarga penerima manfaat, memiliki sambungan listrik sendiri memberikan kemudahan yang signifikan. Aktivitas rumah tangga seperti memasak, belajar anak, hingga menjalankan usaha kecil bisa dilakukan tanpa kendala.
Manajer PLN UP3 Bangka, Muhammad Taufik, menambahkan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian nyata yang dihadirkan perusahaan. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari semangat "Listrik untuk Menyalakan Mimpi".
"Melalui program ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan kenyamanan bagi penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ujarnya.
PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar. Melalui donasi sukarela pegawai, perusahaan berupaya mengambil bagian dalam menghadirkan akses listrik yang lebih layak.
Gayatry pun berharap bantuan ini bisa menjadi awal yang baik bagi keluarganya untuk hidup lebih mandiri. Ia bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh insan PLN di Bangka Belitung.
Dari kepedulian tersebut, terang yang hadir di rumah-rumah warga diharapkan mampu menyalakan harapan baru dan membuka jalan bagi terwujudnya mimpi-mimpi keluarga penerima manfaat di masa depan.