Reses di Desa Sungkap Bangka Tengah, 200 Warga Sampaikan Aspirasi Bus Sekolah hingga Sumur Bor SDN 4

Penulis: Alfian Batubara  •  Kamis, 17 September 2026 | 05:02:01 WIB

SIMPANG KATIS — Kegiatan reses yang digelar Rabu (16/9/2026) itu menjadi ruang bagi warga menyampaikan kebutuhan langsung kepada wakilnya di DPRD. Dari sejumlah usulan yang masuk, kebutuhan bus sekolah muncul sebagai aspirasi paling mengemuka.

Warga menilai akses transportasi pelajar selama ini menjadi kendala tersendiri. Selain bus sekolah, warga mengusulkan pemasangan konblok di halaman SDN Desa Sungkap agar lingkungan sekolah lebih layak. Kebutuhan sumur bor di SDN 4 Desa Sungkap juga disampaikan untuk mendukung ketersediaan air di lingkungan sekolah.

Subandri: Aspirasi Dicatat dan Dikawal Lewat Mekanisme DPRD

Subandri mengatakan seluruh aspirasi tersebut telah dicatat dan akan dikawal melalui mekanisme DPRD serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah terkait.

"Reses ini adalah ruang bagi kami untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Tadi ada beberapa aspirasi yang cukup konkret, mulai dari bus sekolah, pemasangan konblok di halaman sekolah sampai kebutuhan sumur bor di SDN 4," kata Subandri.

Menurut dia, setiap aspirasi perlu dilihat berdasarkan kewenangan serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.

"Kita akan melihat kewenangan dan mekanismenya. Aspirasi yang menjadi kewenangan kabupaten akan kita dorong dan perjuangkan melalui pembahasan di DPRD, sedangkan yang membutuhkan koordinasi dengan OPD akan kita komunikasikan agar dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas," ujarnya.

29 Unit Rumah di Sungkap Masuk Alokasi BSPS, Masih Tahap Verifikasi

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Permukiman Diperkimhub Bangka Tengah Chandra Buansyah turut menjelaskan perkembangan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Sungkap. Sebanyak 29 unit rumah di desa itu mendapatkan alokasi BSPS dan saat ini masih dalam proses verifikasi.

"Untuk Desa Sungkap ada 29 unit BSPS. Saat ini masih dalam proses verifikasi," jelas Chandra.

Subandri menilai program pemerintah seperti BSPS perlu dikawal bersama agar pelaksanaannya tepat sasaran.

"Kita tentu berharap program-program pemerintah yang masuk ke desa benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, prosesnya perlu dikawal bersama agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran," ujarnya.

Disdik Bangka Tengah Upayakan Konblok dan Pagar Sekolah Lewat Anggaran Tahun Depan

Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah Indrawadi mengatakan pihaknya akan berupaya mengakomodasi pemasangan konblok dan pembangunan pagar sekolah melalui anggaran tahun depan.

"Kami akan berupaya melakukan pemasangan konblok dan pagar pada anggaran tahun depan. Saya mohon doa dan dukungan semua pihak, semoga dapat terealisasi," kata Indrawadi.

Selain menyerap aspirasi, Subandri yang juga Ketua DPC PPP Bangka Tengah mengajak masyarakat Desa Sungkap menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Ia menilai pembangunan desa membutuhkan keterlibatan pemerintah sekaligus partisipasi masyarakat.

"Saya mengajak masyarakat Sungkap untuk terus menjaga kebersamaan. Semangat saling menolong dan gotong royong harus tetap dipertahankan, karena pembangunan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat," katanya.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top