KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Pasangan ganda putra padel Indonesia, Valentinus Ngurah dan Armando Soemarno, tersingkir di babak 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dua set langsung dari wakil tuan rumah Jepang, Teruaki Ando dan Shinnosuke Nakamura, dengan skor 3-6, 4-6.
Kekalahan ini menutup perjalanan Ngurah/Armando di nomor ganda putra padel, sekaligus menambah daftar panjang hasil wakil Indonesia di cabang olahraga yang baru pertama kali dipertandingkan di Asian Games tersebut. Ando/Nakamura melaju ke perempat final dengan modal kemenangan bersih tanpa kehilangan satu set pun.
Sejak set pertama, pasangan tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Ando dan Nakamura memanfaatkan dukungan penonton di arena untuk menekan Ngurah/Armando lewat kombinasi pukulan depan yang rapat dan lob panjang ke sudut lapangan.
Ngurah/Armando sempat menempel di kedudukan 3-3 sebelum lawan menjauh dan menutup set pertama 6-3. Pola serupa terulang di set kedua, di mana pasangan Indonesia kesulitan menembus pertahanan Jepang dan harus mengakui keunggulan lawan 4-6.
Hasil pahit di nomor putra berbanding terbalik dengan capaian ganda putri. Novela Putria dan Beatrice Gumulya memastikan Indonesia lolos ke semifinal setelah menang telak 2-0 atas Iran, lalu mengulang kemenangan 2-0 menghadapi lawan berikutnya.
Dua kemenangan beruntun itu membuat sektor putri masih menyimpan peluang medali, sementara sektor putra harus puas mengakhiri kompetisi di babak 16 besar.
Sejumlah cabang lain mencatat hasil lebih menggembirakan bagi kontingen Indonesia:
Kontingen Indonesia sudah mengamankan tiga emas dari cabang bulu tangkis dan angkat besi, dengan target total empat emas masih terbuka. Pemerintah menyiapkan bonus Rp3 miliar bagi setiap peraih emas Asian Games 2026.
Atlet bulu tangkis Alwi Farhan sempat menanggapi selebrasi jam tangannya usai meraih emas, termasuk menyinggung besaran bonus yang menantinya. Tim Indonesia juga sudah kembali ke Tanah Air membawa tiga emas tersebut.