Pencarian

Tahun Kuda Api 2026: Momentum Babel Berlari Kencang dalam Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 18 Februari 2026 • 12:04:03 WIB
Tahun Kuda Api 2026: Momentum Babel Berlari Kencang dalam Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Hidayat Arsani mengajak masyarakat Babel menjaga toleransi sebagai energi pembangunan daerah.

PANGKALPINANG – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi simbol nyata kerukunan antarumat beragama. Gubernur Babel, Hidayat Arsani, bersama jajaran Forum Pimpinan Perangkat Daerah (Forkopimda), melakukan safari silaturahmi ke sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa di Kota Pangkalpinang dan Sungailiat, Selasa (17/2/2026).

Mengenakan batik merah khas perayaan, Gubernur menegaskan bahwa semangat kebersamaan ini merupakan modal sosial utama untuk mempercepat pembangunan daerah.

Sinergi Forkopimda dalam Balutan Tradisi

Kunjungan ini diikuti oleh jajaran pimpinan tinggi di wilayah Babel, menunjukkan soliditas antar-instansi dalam menjaga stabilitas dan harmoni di Bumi Serumpun Sebalai.

JabatanNama / Perwakilan
Gubernur BabelHidayat Arsani
Kapolda BabelIrjen Pol. Viktor T. Sihombing
Danrem 045/GayaBrigjen TNI Nur Wahyudi
Kepala BIN Daerah BabelHan Wisnu
Pj. Sekda BabelBeserta jajaran Kepala Perangkat Daerah

Bagi Gubernur Hidayat Arsani, tradisi saling berkunjung ( open house) saat Imlek bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.

“Imlek adalah momentum untuk kebersamaan, saling memaafkan, dan mempererat silaturahmi. Dengan semangat ini, kita bisa berjalan bersama membangun Bangka Belitung yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Hidayat.

Salah satu titik kunjungan utama adalah kediaman Bambang Patijaya, Anggota DPR RI sekaligus Ketua Komisi XII. Dalam kesempatan tersebut, Bambang menekankan filosofi Tahun Kuda Api yang menjadi lambang tahun 2026.

Menurutnya, karakteristik Kuda Api sangat relevan dengan visi pembangunan saat ini:

Energi: Semangat pantang menyerah dalam bekerja.

Keberanian: Berani mengambil langkah strategis untuk rakyat.

Sinergitas: Kerja keras bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

“Bangka Belitung diharapkan benar-benar berlari kencang dalam pertumbuhan ekonomi dan memperkokoh toleransi yang sudah terjalin sangat baik selama ini,” tutur Bambang.

Safari berlanjut ke Kota Sungailiat, tepatnya ke kediaman Thomas Jusman, Wakil Ketua Umum Bidang Pembangunan KADIN Indonesia. Suasana kekeluargaan kian terasa dengan sajian kuliner khas Imlek dan atraksi Barongsai yang menarik perhatian warga dari berbagai latar belakang etnis.

Tradisi tahunan ini membuktikan bahwa keberagaman di Bangka Belitung adalah kekuatan, bukan pemisah. Penjagaan nilai-nilai persatuan ini diharapkan terus menjadi fondasi stabilnya iklim investasi dan kenyamanan sosial di Kepulauan Bangka Belitung.

Bagikan
Sumber: BabelProv

Berita Terkini

Indeks