Pencarian

Persija Jakarta Pilih SUGBK Jamu Persib Bandung Akibat Kendala Rumput JIS

Senin, 04 Mei 2026 • 01:13:01 WIB
Persija Jakarta Pilih SUGBK Jamu Persib Bandung Akibat Kendala Rumput JIS

Panitia Pelaksana Persija Jakarta mengupayakan laga pekan ke-32 Liga 1 melawan Persib Bandung digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Keputusan memprioritaskan Senayan ketimbang Jakarta International Stadium diambil karena faktor ketahanan rumput dan aspek keamanan tribun.

Persija Jakarta berupaya keras memindahkan lokasi pertandingan kandang mereka saat menjamu Persib Bandung pada putaran kedua Liga 1 musim ini. Manajemen Macan Kemayoran lebih memilih Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai venue ketimbang Jakarta International Stadium (JIS) yang selama ini menjadi markas alternatif.

Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia ini akan menjadi pertemuan ke-169 bagi kedua tim. Mengingat status laga yang krusial, pemilihan stadion menjadi krusial guna memastikan pertandingan berjalan lancar tanpa kendala teknis di lapangan maupun gangguan keamanan.

Masalah Ketahanan Akar Rumput di JIS

Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief, mengungkapkan bahwa kualitas lapangan menjadi pertimbangan utama tim pelatih dan manajemen. Meski secara visual rumput JIS terlihat membaik dalam beberapa waktu terakhir, namun secara teknis lapangan tersebut dinilai belum siap menahan beban pertandingan dengan intensitas tinggi.

"Nah, kondisi di JIS memang rumput sudah membaik ya. Dilihat dari penampakannya tuh memang sudah membaik. Cuma daya tahan akarnya masih belum sekuat yang kami harapin gitu. Jadi sebetulnya sesuai dengan permintaan tim, tim juga berharap masih bisa di GBK," terang Ferry.

Persoalan akar rumput ini menjadi perhatian serius karena gaya permainan Persija yang mengandalkan aliran bola pendek cepat. Lapangan yang tidak stabil berisiko menghambat skema permainan sekaligus meningkatkan risiko cedera bagi para pemain yang bertanding.

Faktor Keamanan dan Kenyamanan Tim Tamu

Aspek keamanan tidak luput dari evaluasi panitia pelaksana. Ferry menyoroti desain tribun JIS yang sangat dekat dengan pinggir lapangan. Tanpa adanya lintasan atletik sebagai pembatas seperti di SUGBK, jarak antara suporter dan pemain menjadi sangat intim.

Kondisi ini dikhawatirkan bisa memicu tekanan berlebih bagi tim tamu, terutama dalam laga dengan tensi panas. Ferry menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman kepada Persib Bandung sebagai tamu agar pertandingan tetap menjunjung sportivitas.

"Ada faktor kedekatan tribun dengan lapangan juga. Saya ingin tim tamu tetap merasa nyaman. Karena itu saya berusaha agar pertandingan ini bisa dimainkan di GBK," papar pria yang akrab disapa Bung Ferry tersebut.

Statistik Performa Persija Lebih Konsisten di Senayan

Selain alasan teknis dan keamanan, data internal klub menunjukkan tren positif saat Persija bermain di Senayan. Skuad Macan Kemayoran tercatat tampil lebih konsisten dan meraih hasil lebih maksimal saat menginjakkan kaki di rumput SUGBK dibandingkan saat berkandang di JIS sepanjang musim ini.

Dukungan masif The Jakmania di stadion berkapasitas 77 ribu penonton tersebut diyakini mampu memberikan suntikan motivasi ekstra bagi pemain. Saat ini, panpel terus melakukan koordinasi dengan pihak pengelola GBK dan kepolisian agar izin pertandingan pekan ke-32 tersebut bisa segera dikantongi.

Bagikan
Sumber: disway.id

Berita Terkini

Indeks