Pencarian

RKAB PT Timah Belum Terbit, Asui Tampung dan Beli Timah Harga Murah di Pos Air Renggadaian Damar Belitung Timur

Jumat, 10 Juli 2026 • 19:15:16 WIB
RKAB PT Timah Belum Terbit, Asui Tampung dan Beli Timah Harga Murah di Pos Air Renggadaian Damar Belitung Timur
Aktivitas jual beli bijih timah di pos Air Renggadaian Damar Belitung Timur masih berlangsung meski RKAB PT Timah belum terbit.

BELITUNG TIMUR — Belum terbitnya RKAB baru PT Timah Tbk tidak menghentikan praktik jual beli timah di sejumlah pos mitra perusahaan pelat merah itu. Pantauan di Stasiun Pengumpul Air Renggadaian, Damar, Belitung Timur, menunjukkan aktivitas meja goyang dan transaksi bijih timah masih berjalan seperti biasa.

Puluhan penambang tampak silih berganti datang ke lokasi untuk menjual hasil tambang mereka. Para operator meja goyang juga masih aktif mengoperasikan alat pemisah bijih tersebut.

Pembelian oleh Kolektor Asui

Petugas keamanan di pos Air Renggadaian mengungkapkan bahwa pembelian bijih timah dilakukan oleh CV Tri Putra Wijaya (TPW) melalui seorang kolektor lapangan bernama Asui. Harga yang dibayarkan kepada penambang adalah Rp 150.000 per kilogram.

Menurut petugas keamanan tersebut, bijih timah yang dibeli tidak seluruhnya berasal dari wilayah IUP PT Timah. Sebagian hasil tambang disebut berasal dari area di luar IUP yang dikelola oleh penambang tanpa izin atau yang biasa disebut penambang suntik.

“Mitra yang beli timah disini bukan hanya satu. Ada CV TPW, CV KOKARTIM, timah berasal dari penambang suntik semua. Kalau areal tambang sebagian dari IUP, sebagian lagi dari luar IUP PT Timah. Wastam setiap hari ada disini,” ujarnya, Selasa (9/7/2026).

Pengawas Tambang Disebut Tahu

Ketika ditanya siapa yang memberi perintah untuk membeli timah dari luar IUP, petugas keamanan itu enggan menjawab. Ia hanya menyebut bahwa pengawas tambang (wastam) mengetahui aktivitas tersebut karena setiap hari berada di lokasi.

Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa praktik penampungan timah ilegal masih berlangsung di tengah kekosongan RKAB PT Timah. Belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Timah Tbk maupun pemerintah daerah terkait temuan ini.

Aktivitas Meja Goyang Masih Beroperasi

Selain jual beli bijih, sejumlah meja goyang di stasiun pengumpul tersebut juga masih beroperasi. Alat ini digunakan untuk memisahkan bijih timah dari pasir dan tanah, yang merupakan bagian dari proses pengolahan awal sebelum dijual ke mitra PT Timah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan penghentian dari aparat setempat. Aktivitas tambang di kawasan Damar, Belitung Timur, tetap menjadi perhatian mengingat status RKAB yang belum terbit seharusnya menghentikan seluruh rantai pasok timah dari mitra perusahaan.

Bagikan
Sumber: bangkaindependent.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks