PANGKALPINANG — Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Kepulauan Babel, Rahmat Feri Pontoh, menegaskan bahwa di era digital, kecepatan penyampaian informasi harus diimbangi dengan akurasi dan tanggung jawab. “Profesionalisme wartawan harus terus diperkuat melalui peningkatan kompetensi dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik,” ujarnya di hadapan peserta Musdalub PJS.
Mengapa Organisasi Pers Wajib Memastikan Kompetensi Anggotanya?
Menurut Rahmat, organisasi pers memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anggotanya memiliki kemampuan yang memadai. Hal ini krusial agar kepercayaan masyarakat terhadap media tetap terjaga di tengah maraknya informasi yang beredar. Ia menambahkan, Kementerian Hukum memandang media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan mitra strategis yang berperan menyampaikan program pemerintah secara akurat dan mudah dipahami.
Pilar Demokrasi dan Transparansi di Daerah
Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Madya Kanwil Kemenkum Babel, Ismail, menyebut pers yang berpegang pada kode etik dan mengedepankan fakta menjadi pilar penting demokrasi. “Kami memandang media sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun transparansi, mengedukasi masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan negara,” kata Ismail.
Ia menekankan, kemitraan antara pemerintah dan insan pers harus dibangun di atas prinsip saling menghormati tugas dan fungsi masing-masing. Pemerintah berkewajiban membuka ruang komunikasi yang transparan, sementara pers menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan profesional.
Kanwil Kemenkum Babel Siap Kolaborasi untuk Informasi Edukatif
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Babel, Johan Manurung, menegaskan pihaknya siap memperkuat komunikasi dengan insan pers. “Kanwil Kemenkum Babel siap terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan insan pers. Pers yang profesional akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan informasi yang benar, serta mendukung pembangunan hukum di daerah,” tegas Johan.
Dorongan peningkatan kompetensi ini menjadi perhatian serius di tengah tantangan industri media yang kian dinamis. Dengan adanya kolaborasi yang solid, pemerintah berharap informasi publik yang edukatif dapat tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.