Pencarian

Ratusan Penambang di Belitung Timur Desak PT Timah Kembali Serap Bijih Timah, Stok Menumpuk Akibat Harga Minimal Rp 170 Ribu

Jumat, 07 Agustus 2026 • 16:24:01 WIB
Ratusan Penambang di Belitung Timur Desak PT Timah Kembali Serap Bijih Timah, Stok Menumpuk Akibat Harga Minimal Rp 170 Ribu
Ratusan penambang memadati depan kantor Unit PT Timah Belitung di Gantung, Belitung Timur, untuk menuntut normalisasi penyerapan bijih timah warga.

BELITUNG TIMUR — Aksi unjuk rasa berlangsung di depan kantor Unit PT Timah Belitung, Kecamatan Gantung, sejak pukul 09.00 WIB. Massa yang datang membawa tuntutan agar perusahaan menormalisasi penyerapan bijih timah dari masyarakat, yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi warga setempat.

Pantauan di lokasi menunjukkan area depan kantor dipenuhi massa hingga ke ruas jalan utama. Arus lalu lintas dari arah Pujamas Gantung menuju Pasar Gantung dan sebaliknya sempat terganggu, sehingga kendaraan dialihkan ke jalur alternatif.

Kebijakan Harga Minimal Rp 170 Ribu Jadi Biang Keladi

Para penambang mengaku kesulitan menjual bijih timah sejak sejumlah kolektor atau penampung menghentikan aktivitas pembelian. Kebijakan pembelian minimal Rp 170 ribu per kilogram untuk kadar Sn 72 dinilai memberatkan para penampung yang tidak memiliki modal cukup.

Akibatnya, hasil tambang yang sudah dikumpulkan warga menumpuk dan tidak bisa dipasarkan. Kondisi ini langsung berdampak pada pendapatan harian keluarga penambang di Gantung dan sekitarnya.

Ibu-Ibu Ikut Turun ke Jalan Perjuangkan Penghasilan Keluarga

Yang menarik dari aksi kali ini, massa tidak hanya didominasi kaum laki-laki. Sejumlah ibu-ibu turut hadir dan mengaku ikut memperjuangkan nasib keluarga yang pendapatannya bergantung penuh pada aktivitas pertambangan timah.

Mereka berharap PT Timah segera merespons keluhan ini agar roda ekonomi warga kembali berputar. Hingga aksi berlangsung, tidak terlihat pihak manajemen atau petinggi PT Timah yang menemui massa.

Polisi Berjaga, Situasi Terkendali

Aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar kantor Unit PT Timah untuk mengamankan jalannya aksi. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih terkendali dan belum ada laporan mengenai tindakan anarkis dari para demonstran.

Belum ada keterangan resmi dari pihak PT Timah terkait tuntutan para penambang. Masyarakat berharap ada solusi cepat agar aktivitas penambangan dan penjualan bijih timah bisa kembali normal seperti sebelumnya.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ayobangka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks