Pencarian

Harga Timah Disepakati Rp200 Ribu per Kilogram di Belitung, Gubernur Babel Minta Tambang Patuh SPK PT Timah

Minggu, 09 Agustus 2026 • 19:54:01 WIB
Harga Timah Disepakati Rp200 Ribu per Kilogram di Belitung, Gubernur Babel Minta Tambang Patuh SPK PT Timah
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menghadiri pertemuan penetapan harga timah kadar SN 73 sebesar Rp200 ribu per kilogram di Tanjungpandan, Belitung, Sabtu (8/8).

TANJUNGPANDAN — Kesepakatan harga timah antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan PT Timah Tbk akhirnya menemui titik terang. Dalam pertemuan dengan para mitra tambang di Hotel BW Suite, Jalan Pattimura, Kelurahan Tanjungpendam, Sabtu (8/8) malam, harga timah kadar SN 73 disepakati naik menjadi Rp200 ribu per kilogram.

Gubernur Babel Hidayat Arsani menegaskan angka tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama untuk menjawab tuntutan masyarakat selama ini. Ia meminta seluruh pihak menjaga situasi di Belitung dan Belitung Timur tetap kondusif pasca-penetapan harga baru.

Pencairan Dana 29 PJP Jadi Prioritas Manajemen

Di luar soal harga, manajemen PT Timah berkomitmen mempercepat pembayaran kepada para mitra. Direktur Operasional PT Timah Tbk, Mayjen (Purn) TNI Handy Gerniady, menyebutkan saat ini terdapat 29 PJP yang proses pencairannya dilakukan bertahap.

"Kemarin ada 9 PJP, dan malam ini seluruhnya diupayakan cair agar masyarakat bisa langsung merasakan perputaran ekonomi," kata Handy dalam keterangannya, Sabtu malam.

Handy menambahkan, hasil pertemuan di Pulau Belitung ini langsung dilaporkan kepada Direktur Utama PT Timah Tbk melalui rapat koordinasi jarak jauh. Langkah ini ditempuh agar keputusan di lapangan segera mendapat tindak lanjut dari pusat.

Penambang Diminta Patuh SPK, Dilarang Sentuh Kawasan Hutan

Gubernur Hidayat Arsani memberikan penekanan khusus terkait legalitas operasional tambang di Pulau Belitung. Ia menginstruksikan seluruh penambang bekerja sesuai Surat Perintah Kerja (SPK) yang diterbitkan secara legal oleh PT Timah.

"Saya ingin Belitung dan Belitung Timur aman, jangan dikacau oleh oknum. Bekerja sesuai SPK PT Timah, jangan di kawasan hutan," tegasnya.

Hidayat juga mengingatkan bahwa Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) akan segera beroperasi di Belitung Timur, kemudian menyusul Bangka Selatan dan daerah lainnya. Ia meminta para mitra mengenali aparat keamanan di wilayah masing-masing, mulai dari Kapolres, Dandim, hingga petugas lapangan.

Imbauan Zakat dan Apresiasi untuk TNI-Polri

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan pesan moral kepada para mitra tambang. Ia mengingatkan agar bisnis dijalankan dengan benar dan menjaga nama baik PT Timah.

"Uang timah ini panas sampai ke telinga Presiden. Jadi jalankan bisnis dengan benar, jaga PT Timah. Banyak-banyak berzakat dan sedekah supaya dingin," ujar Hidayat.

Sementara itu, pihak PT Timah menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang dinilai sigap meredam potensi konflik di lapangan. Handy menegaskan kolaborasi tersebut membuat kondisi yang sempat darurat kini berangsur pulih.

"Berkat kolaborasi bersama, kondisi yang kemarin emergency kini sudah berangsur pulih dan lapangan bergeliat kembali. Terima kasih kepada seluruh aparat TNI-Polri sehingga konflik tidak meluas," pungkas Handy.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: belitongtoday.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks