TOBOALI — Upaya pemadaman kebakaran lahan di kawasan Pasar Tradisional Desa Bikang, Kecamatan Toboali, melibatkan pasukan gabungan dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0432 dan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Bangka Selatan. Total tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan dan area sekitar pasar.
Komandan Kodim (Dandim) 0432 Bangka Selatan, Letkol Inf Agus Wicaksono, mengungkapkan bahwa personelnya diterjunkan bersama satu regu petugas Damkar yang membawa dua unit kendaraan pemadam. Sementara itu, dari pihak Kodim menyiagakan satu unit kendaraan pemadam tambahan untuk mempercepat proses pendinginan lahan yang terbakar.
Sinergi TNI dan Damkar Kunci Cegah Api Meluas ke Pemukiman
"Dalam menangani kebakaran yang terjadi personel kodim dibantu 1 regu personel Damkar dengan 2 unit kendaraan pemadam kebakaran," kata Agus Wicaksono di Toboali, Senin (10/8).
Begitu tiba di lokasi, personel gabungan langsung bergerak melakukan pemadaman dan proses pendinginan. Langkah ini diambil untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah potensi perambatan ke bangunan pasar dan area permukiman warga yang berada tidak jauh dari titik api.
Komitmen Kodim 0432 dalam Penanggulangan Bencana di Basel
Agus menegaskan bahwa keterlibatan personel TNI dalam insiden ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Menurutnya, respons cepat yang ditunjukkan bersama Damkar adalah bagian dari komitmen institusi dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Bangka Selatan.
"Sinergitas ini menjadi wujud nyata komitmen Kodim 0432/Basel dalam mendukung upaya penanggulangan bencana dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bangka Selatan," ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat, terutama dalam situasi darurat. Hal ini dinilai penting untuk memastikan setiap laporan kebakaran atau bencana lainnya dapat ditangani dengan cepat dan tepat sasaran.