BANGKA TENGAH — Partai Golkar Kabupaten Bangka Tengah memasuki tahap akhir konsolidasi internal di tingkat kecamatan. Batianus, Ketua DPRD setempat yang juga kader partai, menyebutkan agenda penguatan struktur telah dijalankan di Sungai Selan, Simpang Katis, Lubuk Besar, dan Koba.
Konsolidasi ini bukan sekadar memastikan kepengurusan terbentuk, melainkan menyamakan arah gerak politik kader. Pendidikan politik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian kegiatan tersebut.
Jadwal Musyawarah Desa Digelar Agustus
Setelah empat kecamatan tuntas, Golkar Bangka Tengah menjadwalkan musyawarah desa pada Agustus. Tahapan ini merupakan kelanjutan dari penataan struktur organisasi yang menyasar hingga lapisan terbawah partai.
“Dalam rangka meningkatkan soliditas dan solidaritas kader Golkar, kita melakukan penguatan struktur Partai Golkar sampai tingkat desa. Target kami untuk konsolidasi tingkat kecamatan selesai di bulan Juli dan nantinya akan dilanjutkan dengan musyawarah desa pada Agustus,” ujar Batianus, Senin (10/8/2026).
Desa Jadi Ujung Tombak Komunikasi Politik
Batianus memandang struktur di tingkat desa memiliki posisi strategis. Menurutnya, desa adalah ruang paling dekat antara partai dan warga, sehingga keberadaan kader di lapisan ini menentukan keberlanjutan organisasi.
“Kita sudah melaksanakan konsolidasi partai dan pendidikan politik di empat kecamatan, yakni Sungai Selan, Simpang Katis, Lubuk Besar, dan Koba untuk para kader Golkar di tingkat kecamatan,” kata Batianus.
Keberadaan kader di akar rumput dinilai penting untuk menjaga komunikasi politik sekaligus membaca aspirasi masyarakat secara langsung. Penguatan hingga ke desa diharapkan membuat mesin partai lebih responsif terhadap persoalan warga di Bangka Tengah.