Pencarian

119.303 UMKM di Bangka Belitung Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Pemprov Perkuat Digitalisasi untuk Perluas Pasar

Rabu, 12 Agustus 2026 • 19:07:01 WIB
119.303 UMKM di Bangka Belitung Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Pemprov Perkuat Digitalisasi untuk Perluas Pasar
unit UMKM di Bangka Belitung menyerap 252.755 tenaga kerja di delapan kabupaten dan kota.

PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya memperkuat digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai strategi utama meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, sektor UMKM menyerap 252.755 tenaga kerja dari total 119.303 unit usaha yang tersebar di delapan kabupaten dan kota.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel, Arie Primajaya, menyebut Hari UMKM 2026 menjadi momentum penting untuk mengakui peran sektor ini. Menurutnya, UMKM bukan hanya penyumbang terbesar terhadap perekonomian daerah, tetapi juga sumber lapangan pekerjaan utama di tengah perkembangan era digital.

Digitalisasi Jadi Kunci Perluas Jangkauan Pasar

"Penguatan digitalisasi UMKM di era digital ini sangat penting dan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing bisnis di pasar global," ujar Arie Primajaya di Pangkalpinang, Rabu.

Pemerintah daerah menilai adopsi teknologi informasi tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha. Dengan memanfaatkan platform digital, pelaku UMKM dapat membenahi sistem manajemen, mempermudah transaksi, hingga membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan tanpa dibatasi jarak dan waktu.

Program Pembinaan dan Pelatihan bagi Pelaku Usaha

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM menggencarkan berbagai program pengembangan sumber daya manusia. Sosialisasi, pembinaan, dan pelatihan menjadi instrumen utama agar para pelaku usaha mampu menguasai teknologi pemasaran produk secara daring.

"Kita melalui berbagai program seperti sosialisasi, pembinaan, pelatihan dan lainnya dapat meningkatkan sumber daya manusia pelaku UMKM dalam menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi," katanya.

Langkah ini dinilai krusial mengingat persaingan usaha saat ini tidak lagi bersifat lokal, tetapi telah menembus batas antarwilayah. Pelaku UMKM di Bangka Belitung dituntut untuk adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen yang semakin bergantung pada transaksi elektronik.

Dukungan Lintas Sektor untuk Iklim Usaha Kondusif

Arie Primajaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Provinsi Kepulauan Babel. Dukungan dari pemerintah, perusahaan BUMN, dan swasta dinilai mampu menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Melalui dukungan masyarakat, pemerintah, perusahaan BUMN dan swasta, kita dapat menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dalam mengembangkan usaha untuk memperkuat perekonomian lokal," ujarnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku UMKM yang tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur. Harapannya, kolaborasi ini dapat menjadikan UMKM sebagai bagian dari masa depan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks