Pencarian

Manggala Agni Padamkan Dua Titik Karhutla di Hutan Lindung Bangka, Lahan Gambut 2 Hektare Terbakar

Minggu, 16 Agustus 2026 • 19:25:01 WIB
Manggala Agni Padamkan Dua Titik Karhutla di Hutan Lindung Bangka, Lahan Gambut 2 Hektare Terbakar
Tim Manggala Agni memadamkan dua titik kebakaran hutan dan lahan di Hutan Lindung Desa Mapur, Bangka.

PANGKALPINANG — Dua titik kebakaran hutan dan lahan di Hutan Lindung Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, berhasil dipadamkan tim Manggala Agni. Peristiwa ini terjadi di tengah musim kemarau ekstrem yang dipicu fenomena El Nino.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kemenhut Ferdian Krisnanto mengatakan, timnya dikerahkan atas permintaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Satu tim personel dari Daops Manggala Agni Banyuasin Sumatera Selatan diterjunkan untuk operasi pemadaman.

Kebakaran di Lahan Gambut Lebih Sulit Dipadamkan

Kebakaran pertama terjadi pada Jumat (14/8) meludeskan lahan seluas 0,5 hektare. Keesokan harinya, Sabtu (15/8), api kembali muncul di lokasi yang sama dan memperluas area terdampak hingga sekitar dua hektare.

"Tim Manggala Agni mendapatkan informasi, langsung merespons dan melaksanakan pemadaman darat di lokasi Desa Mapur tersebut, untuk mencegah kebakaran yang lebih besar di daerah itu," ujar Ferdian di Pangkalpinang, Minggu.

Karhutla di Desa Mapur tergolong tipe kebakaran permukaan dan bawah karena lahan yang terbakar merupakan gambut. Kondisi ini membuat proses pemadaman lebih sulit karena api menjalar di bawah permukaan tanah.

Perlengkapan yang Dikerahkan ke Lokasi Kebakaran

Untuk menangani kebakaran di hutan lindung tersebut, Manggala Agni mengerahkan sejumlah perlengkapan berat, antara lain:

  • Satu mobil angkut personel
  • Satu mobil air tedmon
  • Satu colapsible tank
  • Dua pompa jinjing
  • Peralatan tangan pendukung

Bangka Jadi Salah Satu Penghasil Asap di Sumatera

Ferdian menjelaskan, eskalasi karhutla di Bangka sedang meningkat. Berdasarkan citra satelit, wilayah ini menjadi salah satu penyumbang asap di Pulau Sumatera.

"Saat ini kondisi eskalasi kenaikan karhutla juga terjadi di Bangka dan beberapa waktu lalu terlihat dari citra satelit. Salah satu penghasil asap Sumatera juga dari Bangka," katanya.

Selama beberapa tahun terakhir, pihaknya telah berkolaborasi dengan DLHK Kabupaten Bangka untuk menangani karhutla. Kegiatan patroli serta pembentukan dan pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga telah dilaksanakan di sejumlah desa rawan kebakaran.

Imbauan untuk Warga di Tengah Kemarau Ekstrem

Menghadapi musim kemarau yang disertai El Nino kuat, Ferdian mengimbau masyarakat tidak membuka lahan atau kebun dengan cara membakar. Aktivitas membakar sampah di tempat rawan juga sebaiknya dihindari.

"Jangan sampai perilaku kita merugikan dan merusak alam ini," tegasnya.

Tim Manggala Agni hingga saat ini masih melakukan operasi pemadaman di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah munculnya titik api baru.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks