BANGKA BARAT — Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso menyatakan, pengecekan merupakan bagian dari upaya kepolisian mengawasi aktivitas di wilayah perairan. Penyisiran melibatkan personel dari dua pos pangkalan sandar yang berada di kawasan pesisir utara Bangka.
Teluk Kelabat sendiri terbagi dua wilayah, yakni Teluk Kelabat Dalam dan Teluk Kelabat Luar. Keduanya menjadi perhatian karena selama ini dikenal sebagai jalur aktivitas kapal, termasuk yang diduga terlibat penambangan timah di laut.
Apa Hasil Penyisiran Personel di Teluk Kelabat?
Personel menyusuri sejumlah titik di Teluk Kelabat Dalam maupun Teluk Kelabat Luar selama tujuh jam. Dari hasil pengamatan di lapangan, tidak ada aktivitas pertambangan yang terpantau di kedua wilayah tersebut.
"Dalam kegiatan pengecekan tersebut, personel tidak menemukan adanya aktivitas pertambangan di wilayah Teluk Kelabat Dalam maupun Teluk Kelabat Luar," kata Yos.
Pernyataan itu disampaikan Yos mewakili Kapolres Bangka Barat. Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin kepolisian terhadap aktivitas di perairan.
Mengapa Teluk Kelabat Jadi Sasaran Pengawasan?
Wilayah perairan Bangka Barat selama ini menjadi jalur keluar-masuk kapal, baik untuk aktivitas nelayan maupun angkutan barang. Kondisi itu membuat pengawasan di kawasan teluk perlu dilakukan berkala.
Pos Pangkalan Sandar Belinyu dan Jebus merupakan dua pos yang berada paling dekat dengan Teluk Kelabat. Keduanya diterjunkan langsung dalam penyisiran kali ini bersama Sat Polairud Polres Bangka Barat.
Pengecekan dilakukan sejak pagi hingga sore. Personel tidak hanya memantau aktivitas tambang, tetapi juga mengawasi aktivitas lain yang berlangsung di kawasan perairan tersebut.
Langkah Selanjutnya
Polres Bangka Barat menyatakan akan terus melakukan pengawasan di wilayah perairan Teluk Kelabat. Pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas pertambangan yang beroperasi tanpa izin di kawasan itu.
Kepolisian mengimbau warga yang mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di perairan agar melaporkan ke pos pangkalan sandar terdekat. Pelaporan dini dinilai membantu personel bergerak lebih cepat.
Hingga penyisiran berakhir pukul 16.00 WIB, tidak ada temuan yang mengarah pada pelanggaran di Teluk Kelabat Dalam maupun Teluk Kelabat Luar.